Polisi Malaysia selidiki dugaan pilot MH370 bunuh diri
Selasa, 18 Maret 2014 - 01:18 WIB
Polisi Malaysia selidiki dugaan pilot MH370 bunuh diri
A
A
A
Sindonews.com – Polisi Malaysia sedang menyelidki kemungkinan tindakan bunuh diri yang dilakukan pilot pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, Kapten Zaharie Ahmad Shah.
Berbicara pada konferensi pers di Kuala Lumpur, pejabat Menteri Transportasi Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Hussein, mengatakan, polisi sedang menyelidiki kemungkinan itu.
Namun, ia menolak mengatakan, apakah salah satu dari 227 penumpang dan 12 awak punya masalah pribadi. "Tidak, saya tidak bisa mengatakan hal itu pada saat ini," kata Hishammuddin, seperti dikutip dari The Star.
Saat ini, Zaharie dan co-pilot Fariq Abdul Hamiddan telah menjadi fokus utama penyelidikan atas hilangnya MAS MH370. Polisi Malaysia telah menyelidiki kediaman Zaharie dan Fariq untuk mencari bukti-bukti keterkaitan keduanya dengan hilangnya pesawat tersebut.
Langkah Kepolisian Malaysia ini sesuai dengan upaya intelijen Amerika Serikat (AS) yang juga berfokus pada kru kokpit. "Saya pikir semua ini mengarah ke kokpit, dengan pilot dan co-pilot," kata Michael McCaul, Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri AS, mengutip informasi yang dia terima dalam briefing intelijen.
Pencarian pesawat yang hilang memasuki tahap baru, setelah untuk pertama kalinya pada akhir pekan lalu, Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak mengakui kalau pesawat itu sengaja dialihkan. Najib menyatakan, MH370 bisa saja terbang ke Kazakhstan di Asia Tengah atau ke selatan menuju Samudera Hindia.
Berbicara pada konferensi pers di Kuala Lumpur, pejabat Menteri Transportasi Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Hussein, mengatakan, polisi sedang menyelidiki kemungkinan itu.
Namun, ia menolak mengatakan, apakah salah satu dari 227 penumpang dan 12 awak punya masalah pribadi. "Tidak, saya tidak bisa mengatakan hal itu pada saat ini," kata Hishammuddin, seperti dikutip dari The Star.
Saat ini, Zaharie dan co-pilot Fariq Abdul Hamiddan telah menjadi fokus utama penyelidikan atas hilangnya MAS MH370. Polisi Malaysia telah menyelidiki kediaman Zaharie dan Fariq untuk mencari bukti-bukti keterkaitan keduanya dengan hilangnya pesawat tersebut.
Langkah Kepolisian Malaysia ini sesuai dengan upaya intelijen Amerika Serikat (AS) yang juga berfokus pada kru kokpit. "Saya pikir semua ini mengarah ke kokpit, dengan pilot dan co-pilot," kata Michael McCaul, Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri AS, mengutip informasi yang dia terima dalam briefing intelijen.
Pencarian pesawat yang hilang memasuki tahap baru, setelah untuk pertama kalinya pada akhir pekan lalu, Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak mengakui kalau pesawat itu sengaja dialihkan. Najib menyatakan, MH370 bisa saja terbang ke Kazakhstan di Asia Tengah atau ke selatan menuju Samudera Hindia.
(esn)