China kembali kritik Malaysia tekait pencarian MH370
Senin, 17 Maret 2014 - 19:04 WIB
China kembali kritik Malaysia tekait pencarian MH370
A
A
A
Sindonews.com – China kembali kritik Malaysia terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Kritikan tajam ini dilontarkan pihak China atas informasi yang semakin rancu, nada-nada skeptis pun semakin sering terdengar terkait pencarian pesawat nahas tersebut.
Media-media China melemparkan komentar-komentar serta pertanyaan yang cukup tajam terhadap pemerintah Malaysia, Mereka menganggap pihak Malaysia banyak menyimpan informasi penting yang harusnya diberitahukan demi segera ditemukannya pesawat tersebut.
"Informasi yang kontradiktif dan sedikit demi sedikit yang dikeluarkan Malaysia Airlines dan pemerintah Malaysia telah membuat upaya pencarian menjadi sulit dan seluruh kejadian menjai kian misterius," tulis surat kabar China Daily.
"Ini adalah hal yang sangat penting, bahwa setiap celah yang mungkin telah dimanfaatkan oleh pembajak atau teroris diidentifikasi sesegera mungkin. Sebab, kita perlu langkah-langkah balasan untuk mengentikan mereka," lanjut tulisan surat kabar tersebut.
Kementerian Luar Negeri China mengambil nada lebih santai. Juru bicara Kemenlu China, Hong Lei mengatakan, pencarian dihadapkan pada lebih banyak lagi kesulitan.
"Kami berharap pihak Malaysia akan lebih mengkoordinasikan semua upaya pencarian dan memberikan informasi yang komprehensif dan akurat kepada semua pihak, memperluas pencarian dan meningkatkan upaya pencarian," kata Lei, seperti dilansir Chanel News Asia, Senin (17/3/2014).
Namum, Lei menegaskan, bahwa pemerintah China tidak akan mengurangi jumlah pasukan mereka dalam pencarian tersebut. Hal ini wajar, mengingat mayoritas penumpang dalam pesawat nahas tersebut adalah warga negara China.
Media-media China melemparkan komentar-komentar serta pertanyaan yang cukup tajam terhadap pemerintah Malaysia, Mereka menganggap pihak Malaysia banyak menyimpan informasi penting yang harusnya diberitahukan demi segera ditemukannya pesawat tersebut.
"Informasi yang kontradiktif dan sedikit demi sedikit yang dikeluarkan Malaysia Airlines dan pemerintah Malaysia telah membuat upaya pencarian menjadi sulit dan seluruh kejadian menjai kian misterius," tulis surat kabar China Daily.
"Ini adalah hal yang sangat penting, bahwa setiap celah yang mungkin telah dimanfaatkan oleh pembajak atau teroris diidentifikasi sesegera mungkin. Sebab, kita perlu langkah-langkah balasan untuk mengentikan mereka," lanjut tulisan surat kabar tersebut.
Kementerian Luar Negeri China mengambil nada lebih santai. Juru bicara Kemenlu China, Hong Lei mengatakan, pencarian dihadapkan pada lebih banyak lagi kesulitan.
"Kami berharap pihak Malaysia akan lebih mengkoordinasikan semua upaya pencarian dan memberikan informasi yang komprehensif dan akurat kepada semua pihak, memperluas pencarian dan meningkatkan upaya pencarian," kata Lei, seperti dilansir Chanel News Asia, Senin (17/3/2014).
Namum, Lei menegaskan, bahwa pemerintah China tidak akan mengurangi jumlah pasukan mereka dalam pencarian tersebut. Hal ini wajar, mengingat mayoritas penumpang dalam pesawat nahas tersebut adalah warga negara China.
(esn)