Korut tembakkan 18 roket ke laut
Senin, 17 Maret 2014 - 03:12 WIB
Korut tembakkan 18 roket ke laut
A
A
A
Sindonews.com – Korea Utara (Korut) dilaporkan melakukan uji tembak roket ke laut. Demikian dinyatakan oleh Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel), Minggu (16/3/2014). Tindakan Korsel ini telah memicu kecaman dari Korsel dan Amerika Serikat (AS).
“Roket ditembakkan di lepas pantai timur Korut dan terbang sekitar 70 kilometer di atas Laut Jepang (Laut Timur),” kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel. Menurut kementerian itu, 10 roket ditembakkan pada pukul 6:20 dan delapan riket sisanya pada pukul 8:03.
“Militer Seoul telah mempertahankan kesiagaan dan mencermati kemungkinan provokasi dari Korut,” lanjut juru bicara itu. "Kami mendesak Korut untuk menghentikan kegiatan provokatif yang akan meningkatkan ketegangan militer di perbatasan," lanjutnya, seperti dikutip dari Yonhap.
Uji tembak roket yang dilakukan Korut ini bertepatan dengan latihan perang gabungan Korsel dengan AS, yang berlangsung sejak Februari lalu dan akan berakhir pada April mendatang. Korut sendiri sudah berulangkali mengecam latihan perang gabungan AS dan Korsel ini.
Meskipun telah muncul ketegangan selama latihan militer gabungan Korsel dan AS, serta akibat uji tembak rudal, kedua Korea masih bisa mengendalikan diri dan berhasil menggelar reuni keluarga yang terpisah akibat perang Korea.
“Roket ditembakkan di lepas pantai timur Korut dan terbang sekitar 70 kilometer di atas Laut Jepang (Laut Timur),” kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel. Menurut kementerian itu, 10 roket ditembakkan pada pukul 6:20 dan delapan riket sisanya pada pukul 8:03.
“Militer Seoul telah mempertahankan kesiagaan dan mencermati kemungkinan provokasi dari Korut,” lanjut juru bicara itu. "Kami mendesak Korut untuk menghentikan kegiatan provokatif yang akan meningkatkan ketegangan militer di perbatasan," lanjutnya, seperti dikutip dari Yonhap.
Uji tembak roket yang dilakukan Korut ini bertepatan dengan latihan perang gabungan Korsel dengan AS, yang berlangsung sejak Februari lalu dan akan berakhir pada April mendatang. Korut sendiri sudah berulangkali mengecam latihan perang gabungan AS dan Korsel ini.
Meskipun telah muncul ketegangan selama latihan militer gabungan Korsel dan AS, serta akibat uji tembak rudal, kedua Korea masih bisa mengendalikan diri dan berhasil menggelar reuni keluarga yang terpisah akibat perang Korea.
(esn)