India tunda pencarian MH370
Minggu, 16 Maret 2014 - 14:54 WIB
India tunda pencarian MH370
A
A
A
Sindonews.com – India menangguhkan pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di sekitar Laut Andaman, Kepulauan Nikobar, dan di sekitar Teluk Bengala. Langkah ini diambil sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari pihak Malaysia.
"Untuk saat ini seluruh operasi sedang ditangguhkan. Kami menunggu instruksi terbaru dari Malaysia," ungkap Kolonel Harmit Singh, juru bicara Angkatan Laut dan Angkatan Udara India di Andaman dan Nikobar.
"Tak satu pun pesawat dari armada udara kita terbangkan hari ini. Bahkan, kapal Angkatan Laut yang terlibat dalam operasi pencarian telah kami pindahkan ke pulau lain," lanjut Singh, seperti dilansir Chanel News Asia, Minggu (16/3/2014).
India telah menyisir dua wilayah yang berbeda, di sekitar pulau-pulau di LautAndaman dan Teluk Benggala, sebagai bagian dari pencarian internasional untuk pesawat MAS MH370 yang hilang pada 8 Maret lalu.
Pencarian internasional untuk pesawat MAS MH370 dialihkan ke wilayah laut Andaman dan sekitarnya setelah Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pesawat itu tampaknya sengaja dialihkan dan diperkirakan diterbangkan ke wilayah Andaman hingga Kazakstan.
"Untuk saat ini seluruh operasi sedang ditangguhkan. Kami menunggu instruksi terbaru dari Malaysia," ungkap Kolonel Harmit Singh, juru bicara Angkatan Laut dan Angkatan Udara India di Andaman dan Nikobar.
"Tak satu pun pesawat dari armada udara kita terbangkan hari ini. Bahkan, kapal Angkatan Laut yang terlibat dalam operasi pencarian telah kami pindahkan ke pulau lain," lanjut Singh, seperti dilansir Chanel News Asia, Minggu (16/3/2014).
India telah menyisir dua wilayah yang berbeda, di sekitar pulau-pulau di LautAndaman dan Teluk Benggala, sebagai bagian dari pencarian internasional untuk pesawat MAS MH370 yang hilang pada 8 Maret lalu.
Pencarian internasional untuk pesawat MAS MH370 dialihkan ke wilayah laut Andaman dan sekitarnya setelah Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pesawat itu tampaknya sengaja dialihkan dan diperkirakan diterbangkan ke wilayah Andaman hingga Kazakstan.
(esn)