Korban serangan berpedang di China bertambah
Jum'at, 14 Maret 2014 - 16:53 WIB
Korban serangan berpedang di China bertambah
A
A
A
Sindonews.com – Korban serangan berpedang di Changsha, Provinsi Hunan, China, bertambah. Setelah sebelumnya dikabarkan tiga orang tewas dalam serangan tersebut, pihak kepolisian kembali melaporkan korban jiwa bertambah menjadi lima orang.
“Seorang penyerang menikam lima orang hingga tewas pada Jumat (14/3/2014), sebelum akhirnya ditembak mati oleh polisi,” ungkap pihak berwenang China, seperti dilansir Chanel News Asia, Jumat (14/3/2014).
Pihak kepolisian kembali menegaskan bahwa kejadian ini tidak berkaitan dengan insiden yang terjadi di stasiun kereta api Kumning dan tidak ada kaitannya dengan terorisme. Penyerang dikabarkan berjumlah satu orang dan langsung ditembak mati.
Salah satu korban adalah wanita berusia 80 tahun yang saat itu sedang berjalan sendirian di pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Serangan tersebut kembali membuka memori menyakirkan warga China mengenai serangan teroris berpedang yang menewaskan 29 orang dan melukai banyak lainnya di stasiun kerepa api Kumning, provinsi Yunnan, China awal Maret lalu.
“Seorang penyerang menikam lima orang hingga tewas pada Jumat (14/3/2014), sebelum akhirnya ditembak mati oleh polisi,” ungkap pihak berwenang China, seperti dilansir Chanel News Asia, Jumat (14/3/2014).
Pihak kepolisian kembali menegaskan bahwa kejadian ini tidak berkaitan dengan insiden yang terjadi di stasiun kereta api Kumning dan tidak ada kaitannya dengan terorisme. Penyerang dikabarkan berjumlah satu orang dan langsung ditembak mati.
Salah satu korban adalah wanita berusia 80 tahun yang saat itu sedang berjalan sendirian di pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Serangan tersebut kembali membuka memori menyakirkan warga China mengenai serangan teroris berpedang yang menewaskan 29 orang dan melukai banyak lainnya di stasiun kerepa api Kumning, provinsi Yunnan, China awal Maret lalu.
(esn)