Malaysia mengaku telah kerahkan seluruh kemampuan
Kamis, 13 Maret 2014 - 23:49 WIB
Malaysia mengaku telah kerahkan seluruh kemampuan
A
A
A
Sindonews.com – Enam hari sudah pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 hilang. Hingga kini, belum ada bukti kuat yang menunjukkan lokasi terakhir pesawat yang membawa 227 penumpang dan 12 awak itu.
Meski belum ada kemajuan yang dicapai, Pemerintah Malaysia mengaku tak akan menyerah. “Enam hari sudah MH370 menghilang. Saat ini ada 43 kapal dan 40 pesawat yang ikut dalam operasi pencarian,” kata Menteri Transportasi Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein, Kamis (13/3/2014).
Menurutnya, armada pencari dibagi ke dua wilayah. Untuk wilayah Laut China Selatan dikerahkan 26 kapal dan 25 pesawat. Untuk wilayah Selat Malaka dikerahkan 17 kapal dan 15 pesawat. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari seluruh dunia,” jelasnya, seperti dikutip dari kantor berita Malaysia, Bernama.
Menurut Hishammuddin, Malaysia bahkan sampai menyampingkan keamanan nasional demi upaya pencarian ini. “Biasanya, kami tidak akan biasanya merilis data mentah dari radar militer kami. Tapi dalam kasus ini, kami telah menempatkan upaya pencarian di atas keamanan nasional kita . Kami telah berbagi data kami dengan mitra internasional kami, termasuk Amerika Serikat dan China, untuk membantu upaya pencarian,” tuturnya.
Menurutnya, peristiwa seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya di Malaysia. "Ini adalah situasi krisis. Ini adalah operasi yang sangat kompleks dan tidak selalu mudah bagi kami mengabdikan seluruh energi kita untuk tugas ini. Namun, fokus kami adalah untuk menemukan pesawat. Kami tidak akan melakukan hal yang bisa membahayakan upaya pencarian,” lanjutnya.
"Ada saat-saat di mana kami belum bisa mengungkapkan informasi, misalnya beberapa sinyal radar. Karena ini membutuhkan analisis dan konfirmasi dengan instansi lain, sebelum informasi tersebut disebarkan ke publik,” tambah Hishammuddin.
“Sejumlah pihak menyatakan Malaysia telah memperlambat operasi pencarian. Itu tidak benar. Bahkan, kami telah mengintensifkan pencarian. Tidak ada preseden yang nyata bagi situasi seperti ini. Pesawat itu lenyap. Kami memperluas area pencarian karena itu adalah tugas kita untuk mengikuti setiap petunjuk. Kami berutang kepada keluarga dan kami tidak akan menyerah," jelasnya.
Meski belum ada kemajuan yang dicapai, Pemerintah Malaysia mengaku tak akan menyerah. “Enam hari sudah MH370 menghilang. Saat ini ada 43 kapal dan 40 pesawat yang ikut dalam operasi pencarian,” kata Menteri Transportasi Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein, Kamis (13/3/2014).
Menurutnya, armada pencari dibagi ke dua wilayah. Untuk wilayah Laut China Selatan dikerahkan 26 kapal dan 25 pesawat. Untuk wilayah Selat Malaka dikerahkan 17 kapal dan 15 pesawat. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari seluruh dunia,” jelasnya, seperti dikutip dari kantor berita Malaysia, Bernama.
Menurut Hishammuddin, Malaysia bahkan sampai menyampingkan keamanan nasional demi upaya pencarian ini. “Biasanya, kami tidak akan biasanya merilis data mentah dari radar militer kami. Tapi dalam kasus ini, kami telah menempatkan upaya pencarian di atas keamanan nasional kita . Kami telah berbagi data kami dengan mitra internasional kami, termasuk Amerika Serikat dan China, untuk membantu upaya pencarian,” tuturnya.
Menurutnya, peristiwa seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya di Malaysia. "Ini adalah situasi krisis. Ini adalah operasi yang sangat kompleks dan tidak selalu mudah bagi kami mengabdikan seluruh energi kita untuk tugas ini. Namun, fokus kami adalah untuk menemukan pesawat. Kami tidak akan melakukan hal yang bisa membahayakan upaya pencarian,” lanjutnya.
"Ada saat-saat di mana kami belum bisa mengungkapkan informasi, misalnya beberapa sinyal radar. Karena ini membutuhkan analisis dan konfirmasi dengan instansi lain, sebelum informasi tersebut disebarkan ke publik,” tambah Hishammuddin.
“Sejumlah pihak menyatakan Malaysia telah memperlambat operasi pencarian. Itu tidak benar. Bahkan, kami telah mengintensifkan pencarian. Tidak ada preseden yang nyata bagi situasi seperti ini. Pesawat itu lenyap. Kami memperluas area pencarian karena itu adalah tugas kita untuk mengikuti setiap petunjuk. Kami berutang kepada keluarga dan kami tidak akan menyerah," jelasnya.
(esn)