Rusia setuju bangun dua pembangkit nuklir di Iran
Rabu, 12 Maret 2014 - 20:17 WIB
Rusia setuju bangun dua pembangkit nuklir di Iran
A
A
A
Sindonews.com – Rusia telah menandatangani kesepakatan awal untuk membangun setidaknya dua pembangkit listrik tenaga nuklir di kota Bushehr, Iran. Kesepakatan itu dicapai ketika para pejabat badan energi atom nasional Rusia melakukan kunjungan ke Teheran.
“Kedua pembangkit listrik berdaya 1.000 megawatt baru akan dibangun di samping pembangkit listrik yang ada di Bushehr, yang juga dibangun oleh Rusia,” ungkap juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi, seperti dilansir Chanel News Asia, Rabu (12/3/2014).
“Pembicaraan lebih lanjut akan diselenggarakan untuk membahas aspek teknis dan finansial dari proyek tersebut. Tetapi, kesepakatan akhir diharapkan akan ditandatangani segera,” Kamalvandi menambahkan.
Pejabat Rusia tidak membenarkan, tapi tidak juga membantah kabar tersebut. Namun, mereka menekankan kalau mereka tidak akan melanggar sanksi PBB.
Pihak Gedung Putih prihatin bila kesepakatan tersebut memang benar-benar telah tercapai. Iran saat ini masih dalam perbicangangan dengan negara P5 + 1 mengenai proyek nulklirnya yang kontroversial.
“Kedua pembangkit listrik berdaya 1.000 megawatt baru akan dibangun di samping pembangkit listrik yang ada di Bushehr, yang juga dibangun oleh Rusia,” ungkap juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi, seperti dilansir Chanel News Asia, Rabu (12/3/2014).
“Pembicaraan lebih lanjut akan diselenggarakan untuk membahas aspek teknis dan finansial dari proyek tersebut. Tetapi, kesepakatan akhir diharapkan akan ditandatangani segera,” Kamalvandi menambahkan.
Pejabat Rusia tidak membenarkan, tapi tidak juga membantah kabar tersebut. Namun, mereka menekankan kalau mereka tidak akan melanggar sanksi PBB.
Pihak Gedung Putih prihatin bila kesepakatan tersebut memang benar-benar telah tercapai. Iran saat ini masih dalam perbicangangan dengan negara P5 + 1 mengenai proyek nulklirnya yang kontroversial.
(esn)