Bantah MH370 terlacak di Selat Malaka, Malaysia plinplan
Rabu, 12 Maret 2014 - 09:42 WIB
Bantah MH370 terlacak di Selat Malaka, Malaysia plinplan
A
A
A
Sindonews.com – Pihak berwenang Malaysia plinplan dengan setiap pernyataan tentang pelacakan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang sejak Sabtu pekan lalu. Setelah pihak Angkatan Udara Malaysia kemarin menyebut pesawat terlacak di Selat Malaka, hari ini (12/3/2014) mereka membantahnya.
Koran Malaysia Berita Harian, Selasa kemarin, mengutip Kepala AU Rodzali Daud, mengatakan pesawat terakhir terdeteksi oleh radar militer di ujung utara Selat Malaka pada pukul 02.40 pada hari Sabtu.
Namun, pimpinan AU Malaysia itu menarik ucapannya. ”Saya ingin menyatakan, bahwa saya tidak membuat pernyataan seperti itu,” kata Rodzali, dalam sebuah pernyataan, Rabu (12/3/2014) seperti dikutip Reuters.
Rodzali lantas menegaskan, bahwa ia percaya pada pelacakan radar militer yang menyatakan, pesawat pembawa 239 orang itu diduga berbalik arah ke Kuala Lumpur saat dalam penerbangan menuju Beijing.
Seorang perwira senior militer Malaysia, yang berbicara dalam kondisi anonim, kemarin juga mengatakan, pesawat memutar ke arah barat. ”Mengubah arah setelah Kota Bharu dan terbang dengan ketinggian lebih rendah. Berhasil masuk ke Selat Malaka,” kata perwira itu.
Pernyataan plinplan pihak berwenang Malaysia bukan kali ini saja. Sebelumnya Departemen Penerbangan Sipil mengatakan, ada lima penumpang batal naik pesawat MAS MH370. Tapi, berselang sehari, kepolisian Malaysia membantahnya. Polisi menegaskan, semua penumpang yang masuk daftar penerbangan berada di pesawat yang hilang itu.
Koran Malaysia Berita Harian, Selasa kemarin, mengutip Kepala AU Rodzali Daud, mengatakan pesawat terakhir terdeteksi oleh radar militer di ujung utara Selat Malaka pada pukul 02.40 pada hari Sabtu.
Namun, pimpinan AU Malaysia itu menarik ucapannya. ”Saya ingin menyatakan, bahwa saya tidak membuat pernyataan seperti itu,” kata Rodzali, dalam sebuah pernyataan, Rabu (12/3/2014) seperti dikutip Reuters.
Rodzali lantas menegaskan, bahwa ia percaya pada pelacakan radar militer yang menyatakan, pesawat pembawa 239 orang itu diduga berbalik arah ke Kuala Lumpur saat dalam penerbangan menuju Beijing.
Seorang perwira senior militer Malaysia, yang berbicara dalam kondisi anonim, kemarin juga mengatakan, pesawat memutar ke arah barat. ”Mengubah arah setelah Kota Bharu dan terbang dengan ketinggian lebih rendah. Berhasil masuk ke Selat Malaka,” kata perwira itu.
Pernyataan plinplan pihak berwenang Malaysia bukan kali ini saja. Sebelumnya Departemen Penerbangan Sipil mengatakan, ada lima penumpang batal naik pesawat MAS MH370. Tapi, berselang sehari, kepolisian Malaysia membantahnya. Polisi menegaskan, semua penumpang yang masuk daftar penerbangan berada di pesawat yang hilang itu.
(mas)