CIA: Kemungkinan terorisme tidak dapat dikesampingkan
Rabu, 12 Maret 2014 - 04:13 WIB
CIA: Kemungkinan terorisme tidak dapat dikesampingkan
A
A
A
Sindonews.com – Kepala Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) mengatakan, bahwa kemungkinan aksi terorisme tidak dapat dikesampingkan dalam kasus hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.
Direktur CIA, John Brennan, mengatakan, ada beberapa klaim tanggung jawab atas hilangnya pesawat jet Boeing 777 yang "belum dikonfirmasi atau dikuatkan".“Saya tidak akan memerintahkan itu (mengenyampingkan kemungkinan teror),” ucap Brennan, seperti dikutip dari Reuters.
Brennan tidak memberikan rincian lebih lanjut. Tapi, komentarnya ini adalah referensi pertama yang dikelurkan oleh seorang pejabat AS untuk setiap klaim dugaan tanggung jawab atas hilangnya MAS MH370.
Brennan, yang juga mantan penasehat kontra-terorisme Presiden Barack Obama, mengatakan, ada banyak pertanyaan yang belum terjawab dan itu terlalu dini untuk mencapai kesimpulan tentang penyebab hilangnya MAS MH370. "Kami melihat dengan sangat hati-hat. Jelas ini masih menjadi misteri," ujarnya.
Sebelumnya, para penyidik dari AS dan Eropa dilaporkan mulai ragu adanya unsur terorisme dalam kasus hilangnya MAS MH370.
”Tidak ada bukti yang menunjukkan aksi teror,” kata seorang sumber keamanan Eropa, yang terlibat dalam investigasi pesawat MAS MH370, seperti dikutip Reuters, Selasa (11/3/2014). ”Tidak ada penjelasan apa yang terjadi atau di mana (pesawat) itu,” katanya lagi.
Direktur CIA, John Brennan, mengatakan, ada beberapa klaim tanggung jawab atas hilangnya pesawat jet Boeing 777 yang "belum dikonfirmasi atau dikuatkan".“Saya tidak akan memerintahkan itu (mengenyampingkan kemungkinan teror),” ucap Brennan, seperti dikutip dari Reuters.
Brennan tidak memberikan rincian lebih lanjut. Tapi, komentarnya ini adalah referensi pertama yang dikelurkan oleh seorang pejabat AS untuk setiap klaim dugaan tanggung jawab atas hilangnya MAS MH370.
Brennan, yang juga mantan penasehat kontra-terorisme Presiden Barack Obama, mengatakan, ada banyak pertanyaan yang belum terjawab dan itu terlalu dini untuk mencapai kesimpulan tentang penyebab hilangnya MAS MH370. "Kami melihat dengan sangat hati-hat. Jelas ini masih menjadi misteri," ujarnya.
Sebelumnya, para penyidik dari AS dan Eropa dilaporkan mulai ragu adanya unsur terorisme dalam kasus hilangnya MAS MH370.
”Tidak ada bukti yang menunjukkan aksi teror,” kata seorang sumber keamanan Eropa, yang terlibat dalam investigasi pesawat MAS MH370, seperti dikutip Reuters, Selasa (11/3/2014). ”Tidak ada penjelasan apa yang terjadi atau di mana (pesawat) itu,” katanya lagi.
(esn)