Tak mau kalah dari China, AS juga pakai satelit cari MH370
Selasa, 11 Maret 2014 - 14:39 WIB
Tak mau kalah dari China, AS juga pakai satelit cari MH370
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah China menyebarkan 10 satelit untuk melacak keberadaan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang misterius. Tidak mau kalah, perusahaan satelit Amerika Serikat (AS) juga ikut menggunakan satelit untuk mencari pesawat yang membawa 239 orang itu.
Perusahaan satelit AS yang ikut andil dalam pencarian pesawat itu adalah DigitalGlobe. ABC News, melaporkan, DigitalGlobe berbasis di Longmont, Colorado, AS. Perusahaan itu mengerahkan lima satelit. Semua mengorbit di kawasan teluk Thailand, di mana pesawat MH370 diklaim terakhir kali terpantau.
Luke Barrington, manajer senior Data Geospasial untuk DigitalGlobe, mengatakan, data yang dikumpulkan satelit akan dipublikasikan untuk umum pada sebuah situs. DigitalGlobe, lanjut dia, akan menggunakan algoritma komputer dalam teknik pelacakan dan publikasi itu.
“Siapa pun bisa klik pada link dan mulai mencari gambar, dan penandaan sesuatu yang terlihat mencurigakan. Setiap pixel di layar komputer merupakan tampilan dari 0,5 meter di permukaan laut,” kata Barrington, yang dilansir media AS itu,Selasa (11/3/2014).
Komputer itu akan merilis 10 lokasi top yang dikumpulkan satelit. ”Mungkin bisa melihat sayap pesawat yang telah rusak, atau beberapa sampah lainnya yang mengambang di laut,” lanjut dia.
Perusahaan satelit AS yang ikut andil dalam pencarian pesawat itu adalah DigitalGlobe. ABC News, melaporkan, DigitalGlobe berbasis di Longmont, Colorado, AS. Perusahaan itu mengerahkan lima satelit. Semua mengorbit di kawasan teluk Thailand, di mana pesawat MH370 diklaim terakhir kali terpantau.
Luke Barrington, manajer senior Data Geospasial untuk DigitalGlobe, mengatakan, data yang dikumpulkan satelit akan dipublikasikan untuk umum pada sebuah situs. DigitalGlobe, lanjut dia, akan menggunakan algoritma komputer dalam teknik pelacakan dan publikasi itu.
“Siapa pun bisa klik pada link dan mulai mencari gambar, dan penandaan sesuatu yang terlihat mencurigakan. Setiap pixel di layar komputer merupakan tampilan dari 0,5 meter di permukaan laut,” kata Barrington, yang dilansir media AS itu,Selasa (11/3/2014).
Komputer itu akan merilis 10 lokasi top yang dikumpulkan satelit. ”Mungkin bisa melihat sayap pesawat yang telah rusak, atau beberapa sampah lainnya yang mengambang di laut,” lanjut dia.
(mas)