Pejabat senior Palestina ditembak mati di Libanon selatan
Selasa, 11 Maret 2014 - 04:11 WIB
Pejabat senior Palestina ditembak mati di Libanon selatan
A
A
A
Sindonews.com – Orang-orang bersenjata yang mengenakan topeng menembak mati Brigadir Jenderal Jamil Zeidan, seorang pejabat militer Fatah di kamp pengungsi Ain al-Helweh, Libanon selatan, Senin (10/3/2014).
"Dua orang bersenjata bertopeng yang mengendarai sepeda motor, melepaskan tembakan dengan senapan mesin ke arah Mohammed Zeidan di depan rumahnya," kata seorang pejabat kamp yang tak disebutkan namanya.
Zeidan sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, karena luka tembak yang dideritanya, ia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit. Kamp pengungsi Ain al-Helweh sendiri adalah kamp pengungsi Palestina yang terbesar di Libanon.
Seperti dikutip dari AFP, seorang petugas medis di kamp itu mengatakan, Zeidan telah ditembak dengan setidaknya 15 peluru.
Penembakan dan bentrokan bersenjata adalah hal yang tidak biasa di kamp pengungsi yang menampung sekitar 50 ribu pengungsi Palestina itu. Namun belakangan, pejuang pendukung Fatah kerap berbenturan dengan militan Islam, sebagai imbas perang sipil di Suriah.
"Dua orang bersenjata bertopeng yang mengendarai sepeda motor, melepaskan tembakan dengan senapan mesin ke arah Mohammed Zeidan di depan rumahnya," kata seorang pejabat kamp yang tak disebutkan namanya.
Zeidan sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, karena luka tembak yang dideritanya, ia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit. Kamp pengungsi Ain al-Helweh sendiri adalah kamp pengungsi Palestina yang terbesar di Libanon.
Seperti dikutip dari AFP, seorang petugas medis di kamp itu mengatakan, Zeidan telah ditembak dengan setidaknya 15 peluru.
Penembakan dan bentrokan bersenjata adalah hal yang tidak biasa di kamp pengungsi yang menampung sekitar 50 ribu pengungsi Palestina itu. Namun belakangan, pejuang pendukung Fatah kerap berbenturan dengan militan Islam, sebagai imbas perang sipil di Suriah.
(esn)