Pilot Malaysia Airlines berpengalaman 18.365 jam terbang
Sabtu, 08 Maret 2014 - 17:52 WIB
Pilot Malaysia Airlines berpengalaman 18.365 jam terbang
A
A
A
Sindonews.com – Lenyapnya pesawat Malaysia Airlines secara misterius usai lepas landas dari Bandara Kuala Lumpur memicu kebingungan, termasuk dari pihak maskapai. Sebab, pesawat yang membawa 239 orang, termasuk 7 warga Indonesia itu dikendalikan pilot berpengalaman.
Dari situs maskapai, terungkap, pesawat dengan nomor penerbangan MH370 membawa dua pilot. Pilot pertama bernama Kapten Zaharie Ahmad Shah, 53, warga Malaysia. “Dia memiliki catatan 18.365 jam terbang, dan bergabung dengan Malaysia Airlines pada tahun 1981,” bunyi laporan situs Malaysia Airlines,
Pilot kedua, adalah seorang perwira bernama Fariq Ab. Hamid, 27, warga Malaysia. Dia memiliki pengalaman 2.763 jam terbang. Pilot muda ini bergabung dengan Malaysia Airlines pada tahun 2007.
Pesawat itu lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pukul 00.41 waktu setempat dini hari tadi (8/3/2014). Kru pesawat terdeteksi masih menjalin kontak dengan petugas lalu lintas udara saat melintas di wilayah udara yang berjarak 120 mil dari lepas pantai timur Kota Bharu, Malaysia.
Namun, pada pukul 02.40, petugas lalu lintas udara mendadak kehilangan kontak dengan kru pesawat. Sejak itu, pesawat dinyatakan lenyap misterius setelah terbang dengan ketinggian 35 ribu kaki.
Menteri Transportasi Malaysia, Hishamuddin Hussein, menepis kabar pesawat itu jatuh ke laut, seperti dilaporkan media Vietnam sebelumnya. ”Kami melakukan segalanya dalam kekuasaan kami untuk menemukan pesawat,” katanya, seperti dikutip Reuters.
Dari situs maskapai, terungkap, pesawat dengan nomor penerbangan MH370 membawa dua pilot. Pilot pertama bernama Kapten Zaharie Ahmad Shah, 53, warga Malaysia. “Dia memiliki catatan 18.365 jam terbang, dan bergabung dengan Malaysia Airlines pada tahun 1981,” bunyi laporan situs Malaysia Airlines,
Pilot kedua, adalah seorang perwira bernama Fariq Ab. Hamid, 27, warga Malaysia. Dia memiliki pengalaman 2.763 jam terbang. Pilot muda ini bergabung dengan Malaysia Airlines pada tahun 2007.
Pesawat itu lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pukul 00.41 waktu setempat dini hari tadi (8/3/2014). Kru pesawat terdeteksi masih menjalin kontak dengan petugas lalu lintas udara saat melintas di wilayah udara yang berjarak 120 mil dari lepas pantai timur Kota Bharu, Malaysia.
Namun, pada pukul 02.40, petugas lalu lintas udara mendadak kehilangan kontak dengan kru pesawat. Sejak itu, pesawat dinyatakan lenyap misterius setelah terbang dengan ketinggian 35 ribu kaki.
Menteri Transportasi Malaysia, Hishamuddin Hussein, menepis kabar pesawat itu jatuh ke laut, seperti dilaporkan media Vietnam sebelumnya. ”Kami melakukan segalanya dalam kekuasaan kami untuk menemukan pesawat,” katanya, seperti dikutip Reuters.
(mas)