Korut tolak usulan Korsel untuk bahas reuni keluarga
Kamis, 06 Maret 2014 - 23:18 WIB
Korut tolak usulan Korsel untuk bahas reuni keluarga
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Korea Utara (Korut) pada Kamis (6/3/2014), menolak permintaan Korea Selatan (Korsel) untuk melakukan pembicaraan guna membahas reuni bagi keluarga yang terpisah oleh Perang Korea.
Penolakan ini terjadi setelah timbulnya ketegangan di antara dua Korea akibat latihan perang gabungan yang dilakukan Korsel dengan Amerika Serikat dan serangkaian rudal dan tes roket yang dilakukan Korut.
"Korut menyatakan, suasana yang tepat belum terbentuk untuk membahas reuni keluarga," sebut Kementerian Unifikasi Korsel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.
Satu hari sebelumnya, Seoul telah mengirimkan usulan untuk digelarnya pertemuan pada 12 Maret di desa gencatan senjata Panmunjom, yang terletak di perbatasan kedua negara.
"Kami menyesalkan, bahwa Korut tidak menerima proposal kami," lanjut kementerian itu. Ditambahkan pula, bahwa masalah keluarga yang dipisahkan oleh Perang Korea di era 1950-53 harus menjadi "prioritas utama" bagi Pyongyang dan Seoul.
Penolakan ini terjadi setelah timbulnya ketegangan di antara dua Korea akibat latihan perang gabungan yang dilakukan Korsel dengan Amerika Serikat dan serangkaian rudal dan tes roket yang dilakukan Korut.
"Korut menyatakan, suasana yang tepat belum terbentuk untuk membahas reuni keluarga," sebut Kementerian Unifikasi Korsel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.
Satu hari sebelumnya, Seoul telah mengirimkan usulan untuk digelarnya pertemuan pada 12 Maret di desa gencatan senjata Panmunjom, yang terletak di perbatasan kedua negara.
"Kami menyesalkan, bahwa Korut tidak menerima proposal kami," lanjut kementerian itu. Ditambahkan pula, bahwa masalah keluarga yang dipisahkan oleh Perang Korea di era 1950-53 harus menjadi "prioritas utama" bagi Pyongyang dan Seoul.
(esn)