Sisi akan ikut pilpres jika didukung rakyat Mesir
Selasa, 04 Maret 2014 - 20:57 WIB
Sisi akan ikut pilpres jika didukung rakyat Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Panglima militer yang juga Menteri Pertahan Mesir, Abdel-Fattah al-Sisi mengatakan, dia tidak akan bisa menolak bila sebagian besar rakyat mesir memintanya untuk mencalonkan diri sebagai presiden.
"Kita akan melihat bagaimana prosedur resmi pencalonan kelak," ungkap sisi dalam pidatonya ketika menutup pelatihan siswa sekolah militer.
“Bangsa ini akan melalui masa yang sulit, di mana persatuan bangsa sangat penting,” Sisi menambahkan. “Tidak ada yang mampu membantu negara dengan kondisi seperti ini jika dia hanya sendirian,” Sisi menegaskan.
Para pengamat berpendapat, bahwa saat ini Sisi sedang menunggu persetujuan presiden sebelum akhirnya mengumumkan pencalonan dirinya.
Sisi masih menjadi Menteri Pertahanan dalam kabinet interim yang baru dan jika ia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai presiden, maka ia harus melepaskan jabatan militernya dan mencalonkan sebagai warga sipil sesuai dengan konstitusi.
Sisi adalah seorang panglima militer yang cukup kontroversial di Mesir. Dia adalah otak dari kudeta yang dilakukan militer ketika menggulingkan pemerintahan Muhammed Morsi.
"Kita akan melihat bagaimana prosedur resmi pencalonan kelak," ungkap sisi dalam pidatonya ketika menutup pelatihan siswa sekolah militer.
“Bangsa ini akan melalui masa yang sulit, di mana persatuan bangsa sangat penting,” Sisi menambahkan. “Tidak ada yang mampu membantu negara dengan kondisi seperti ini jika dia hanya sendirian,” Sisi menegaskan.
Para pengamat berpendapat, bahwa saat ini Sisi sedang menunggu persetujuan presiden sebelum akhirnya mengumumkan pencalonan dirinya.
Sisi masih menjadi Menteri Pertahanan dalam kabinet interim yang baru dan jika ia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai presiden, maka ia harus melepaskan jabatan militernya dan mencalonkan sebagai warga sipil sesuai dengan konstitusi.
Sisi adalah seorang panglima militer yang cukup kontroversial di Mesir. Dia adalah otak dari kudeta yang dilakukan militer ketika menggulingkan pemerintahan Muhammed Morsi.
(esn)