Militer Afghanistan tewaskan tujuh Taliban
Selasa, 04 Maret 2014 - 17:25 WIB
Militer Afghanistan tewaskan tujuh Taliban
A
A
A
Sindonews.com – Tujuh militan Taliban dikabarkan tewas dalam sebuah operasi militer yang dilancarkan militer Afghanistan, Senin (3/3/2014), dini hari. Demikian diungkapkan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.
"Dalam 24 jam terakhir, pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) meluncurkan beberapa operasi pembersihan di Provinsi Laghman, Kandahar, dan Paktiya. Operasi ini menewaskan tujuh anggota Taliban, serta melukai tiga militan dan menahan enam pemberontak lainnya,” sebut pernyataan kementerian itu seperti dilansir Xinhua, Selasa (4/3/2014).
“ANSF juga berhasil menyita bahan peledak, amunisi, dan empat senjataAK-47,” kementerian tersebut menambahkan. Selain itu, Kepolisian Nasional Afghanistan berhasil menjinakkan delapan bom rakitan dan ranjau darat.
Tentara dan polisi Afghanistan telah meningkatkan upaya untuk membersihkan kaum militan di Afghanistan. Hal ini merupakan upaya untuk mengamankan negara yang sedang mempersiapkan pemilihan presiden dan dewan provinsi yang akan digelar April mendatang.
Pihak militan tidak tinggal diam, mereka selalu membalasa setiap serangan yang dilancarkan oleh pihak kemanan dan polisi. “Senin malam, lima polisi tewas dan satu terluka dalam serangan bom rakitan di Distrik Char Chino, Provinsi Uruzgan,” ungkap kepala polisi distrik Char Chino Wali Dad.
"Dalam 24 jam terakhir, pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) meluncurkan beberapa operasi pembersihan di Provinsi Laghman, Kandahar, dan Paktiya. Operasi ini menewaskan tujuh anggota Taliban, serta melukai tiga militan dan menahan enam pemberontak lainnya,” sebut pernyataan kementerian itu seperti dilansir Xinhua, Selasa (4/3/2014).
“ANSF juga berhasil menyita bahan peledak, amunisi, dan empat senjataAK-47,” kementerian tersebut menambahkan. Selain itu, Kepolisian Nasional Afghanistan berhasil menjinakkan delapan bom rakitan dan ranjau darat.
Tentara dan polisi Afghanistan telah meningkatkan upaya untuk membersihkan kaum militan di Afghanistan. Hal ini merupakan upaya untuk mengamankan negara yang sedang mempersiapkan pemilihan presiden dan dewan provinsi yang akan digelar April mendatang.
Pihak militan tidak tinggal diam, mereka selalu membalasa setiap serangan yang dilancarkan oleh pihak kemanan dan polisi. “Senin malam, lima polisi tewas dan satu terluka dalam serangan bom rakitan di Distrik Char Chino, Provinsi Uruzgan,” ungkap kepala polisi distrik Char Chino Wali Dad.
(esn)