Cekcok, AS setop kerjasama militer dengan Rusia
Selasa, 04 Maret 2014 - 12:07 WIB
Cekcok, AS setop kerjasama militer dengan Rusia
A
A
A
Sindonews.com – Buntut dari perang komentar antara Pemerintah Amerika Serikat (AS) dengan Pemerintah Rusia perihal krisis Ukraina, membuat Pentagon menghentikan kerjasama militer dengan Moskow.
”Kami mencatat dengan jelas, tentang peristiwa baru-baru di Ukraina. Semua perjanjian militer antara Amerika Serikat dan Rusia dihentikan,” kata juru bicara Pentagon, Laksamana John Kirby dalam sebuah pernyataan.
Kirby, seperti dilansir Reuters, Selasa (4/3/2014), mencontohkan kerjasama militer yang dihentikan. ”Seperti latihan, pertemuan bilateral, kunjungan pelabuhan, dan perencanaan konferensi,” ujarnya.
AS kini sedang memantau ketat situasi di Ukraina. ”Kami menyerukan kepada Rusia untuk tidak tidak meningkat krisis di Ukraina. Pasukan Rusia di Crimea, juga agar ditarik kembali ke pangkalan mereka, sebagaimana yang disyaratkan dalam perjanjian yang mengatur Armada Laut Hitam Rusia,” lanjut Kirby.
Kirby juga menekankan bahwa, AS belum mengubah sikap untuk menempatkan pasukannya di Laut Hitam atau di tempat lain di Ukraina dalam menanggapi krisis di negara itu. ”Belum ada perubahan dari kebijakan militer kita di Eropa atau Mediterania,” imbuh dia.
Sebelum ada penghentian kerjasama militer itu, selama ini AS mengandalkan militer Rusia dalam beberapa tahun terakhir untuk mengangkut peralatan dan perlengkapan di seluruh wilayah Rusia dari dan ke Afghanistan.
”Kami mencatat dengan jelas, tentang peristiwa baru-baru di Ukraina. Semua perjanjian militer antara Amerika Serikat dan Rusia dihentikan,” kata juru bicara Pentagon, Laksamana John Kirby dalam sebuah pernyataan.
Kirby, seperti dilansir Reuters, Selasa (4/3/2014), mencontohkan kerjasama militer yang dihentikan. ”Seperti latihan, pertemuan bilateral, kunjungan pelabuhan, dan perencanaan konferensi,” ujarnya.
AS kini sedang memantau ketat situasi di Ukraina. ”Kami menyerukan kepada Rusia untuk tidak tidak meningkat krisis di Ukraina. Pasukan Rusia di Crimea, juga agar ditarik kembali ke pangkalan mereka, sebagaimana yang disyaratkan dalam perjanjian yang mengatur Armada Laut Hitam Rusia,” lanjut Kirby.
Kirby juga menekankan bahwa, AS belum mengubah sikap untuk menempatkan pasukannya di Laut Hitam atau di tempat lain di Ukraina dalam menanggapi krisis di negara itu. ”Belum ada perubahan dari kebijakan militer kita di Eropa atau Mediterania,” imbuh dia.
Sebelum ada penghentian kerjasama militer itu, selama ini AS mengandalkan militer Rusia dalam beberapa tahun terakhir untuk mengangkut peralatan dan perlengkapan di seluruh wilayah Rusia dari dan ke Afghanistan.
(mas)