Curhat di RI, PM Palestina: Israel ganggu kedaulatan kami!
Sabtu, 01 Maret 2014 - 16:51 WIB
Curhat di RI, PM Palestina: Israel ganggu kedaulatan kami!
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Palestina, Rami Hamdallah, mengungkapkan curahan hati (curhat) yang dialami bangsanya atas penindasan Israel.
Curhat Hamdallah ia sampaikan di sela-sela pidato pembukaan Konferensi Cooperation Among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD) II, di Jakarta, Sabtu (1/3/2014).
”Sebuah pengisolasian yang sistematis di sekitar Gaza dan Timur Yerusalem membuat keamanan warga di sana tidak terjamin,” keluh Hamdallah. Pendudukan Israel di Palestina, lanjut dia, membuat banyak warga Israel tidak aman. Warga Israel kerap melawan penindasan itu dan berujung pada bentrok dengan pasukan Israel.
Hamdallah juga mengecam pembangunan permukiman Israel di tanah Palestina yang telah diduduki secara ilegal. ”Pembangunan pemukiman Israel mengganggu kedaulatan kami (Palestina),” imbuhHamdallah.
Menurutnya, lebih dari setengah wilayah Palestina telah dicaplok oleh Israel. Dia menyebut, total tanah Palestina yang diduduki Israel mencapai 62 persen. Akibat ulah Israel itu, Palestina kesulitan untuk mengolah hasil bumi mereka.
Sementara itu,Indonesia yang jadi tuan rumah konferensi itu, mendukung kemerdekaan Palestina. Dukungan itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang hadir dalam konferensi. “Forum ini jauh akan membuka kesempatan ekonomi bagi warga Palestina. Semua delegasi berkumpul di sini untuk memberikan dukungan kepada rakyat Palestina untuk mencapai kemerdekaan,” kata SBY.
”Mereka juga ada di sana untuk membantu mewujudkan negara (Palestina) yang merdeka dan independen,” lanjut SBY.
Curhat Hamdallah ia sampaikan di sela-sela pidato pembukaan Konferensi Cooperation Among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD) II, di Jakarta, Sabtu (1/3/2014).
”Sebuah pengisolasian yang sistematis di sekitar Gaza dan Timur Yerusalem membuat keamanan warga di sana tidak terjamin,” keluh Hamdallah. Pendudukan Israel di Palestina, lanjut dia, membuat banyak warga Israel tidak aman. Warga Israel kerap melawan penindasan itu dan berujung pada bentrok dengan pasukan Israel.
Hamdallah juga mengecam pembangunan permukiman Israel di tanah Palestina yang telah diduduki secara ilegal. ”Pembangunan pemukiman Israel mengganggu kedaulatan kami (Palestina),” imbuhHamdallah.
Menurutnya, lebih dari setengah wilayah Palestina telah dicaplok oleh Israel. Dia menyebut, total tanah Palestina yang diduduki Israel mencapai 62 persen. Akibat ulah Israel itu, Palestina kesulitan untuk mengolah hasil bumi mereka.
Sementara itu,Indonesia yang jadi tuan rumah konferensi itu, mendukung kemerdekaan Palestina. Dukungan itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang hadir dalam konferensi. “Forum ini jauh akan membuka kesempatan ekonomi bagi warga Palestina. Semua delegasi berkumpul di sini untuk memberikan dukungan kepada rakyat Palestina untuk mencapai kemerdekaan,” kata SBY.
”Mereka juga ada di sana untuk membantu mewujudkan negara (Palestina) yang merdeka dan independen,” lanjut SBY.
(mas)