Bersihkan kebun, warga Sri Lanka temukan 9 mayat
Sabtu, 01 Maret 2014 - 16:26 WIB
Bersihkan kebun, warga Sri Lanka temukan 9 mayat
A
A
A
Sindonews.com -Keluarga di Sri Lanka kaget setelah menemukan kuburan massal bersisi sembilan mayat di kebun mereka. Sembilan mayat yang diduga korban kejahatan perang itu ditemukan, ketika mereka sedang membersihkan kebun itu.
Juru bicara Kepolisian Sri Lanka, Ajith Rohana, pada Sabtu (1/3/2014), mengatakan, lokasi penemuan kuburan massal itu berada di wilayah bekas zona perang. Lokasinya berada di Kota Puthukkudiyiruppu, Distrik Mullaittivu utara.
”Sisa-sisa (kerangka jenazah) dari sembilan orang telah ditemukan sejauh ini, dan sisa-sisa kerangka jenzah diambil untuk analisis oleh petugas medis,” ujar Rohana, seperti dilansir Al Jazeera.
Penemuan kuburan massal terjadi hanya beberapa hari setelah para pejabat menaikkan jumlah mayat yang ditemukan pada bulan Desember 2013 dalam sebuah kuburan massal tanpa tanda di sebuah distrik di dekat kota Mannar.
Kuburan massal yang ditemukan keluarga tersebut merupakan yang pertama ditemukan di bekas zona perang, sejak pasukan pemberontak Tamil dikalahkan hampir lima tahun lalu, setelah berkonflik puluhan tahun.
PBB memperkirakan perang yang berlangung antara tahun 1972-2009 di Sri Lanka, telah menewaskan 100 ribu jiwa. Penemuan kuburan massal itu, menjelang sidang Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) pada Senin nanti di Jenewa. Dalam sidang itu, Sri Lanka menghadapi kecaman internasional atas dugaan kegagalan untuk menyelidiki kejahatan perang.
Juru bicara Kepolisian Sri Lanka, Ajith Rohana, pada Sabtu (1/3/2014), mengatakan, lokasi penemuan kuburan massal itu berada di wilayah bekas zona perang. Lokasinya berada di Kota Puthukkudiyiruppu, Distrik Mullaittivu utara.
”Sisa-sisa (kerangka jenazah) dari sembilan orang telah ditemukan sejauh ini, dan sisa-sisa kerangka jenzah diambil untuk analisis oleh petugas medis,” ujar Rohana, seperti dilansir Al Jazeera.
Penemuan kuburan massal terjadi hanya beberapa hari setelah para pejabat menaikkan jumlah mayat yang ditemukan pada bulan Desember 2013 dalam sebuah kuburan massal tanpa tanda di sebuah distrik di dekat kota Mannar.
Kuburan massal yang ditemukan keluarga tersebut merupakan yang pertama ditemukan di bekas zona perang, sejak pasukan pemberontak Tamil dikalahkan hampir lima tahun lalu, setelah berkonflik puluhan tahun.
PBB memperkirakan perang yang berlangung antara tahun 1972-2009 di Sri Lanka, telah menewaskan 100 ribu jiwa. Penemuan kuburan massal itu, menjelang sidang Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) pada Senin nanti di Jenewa. Dalam sidang itu, Sri Lanka menghadapi kecaman internasional atas dugaan kegagalan untuk menyelidiki kejahatan perang.
(mas)