Korsel & AS latihan perang, Korut jajal 4 rudal
Jum'at, 28 Februari 2014 - 09:57 WIB
Korsel & AS latihan perang, Korut jajal 4 rudal
A
A
A
Sindonews.com -Korea Utara (Korut) telah menguji tembak empat rudal jarak pendek ke laut. Aksi itu bersamaan dengan latihan perang gabungan yang digelar militer Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).
Demikian keterangan Kementerian Pertahanan Seoul, dalam sebuah acara yang bertepatan dengan latihan militer Korsel dan AS. Seorang juru bicara kementerian itu mengatakan, empat rudal yang ditembakkan berselang jarak sekira 200 km. Empat rudal itu ditembakkan dari pantai timur Korut.
”Militer kami akan memperketat kewaspadaan terkait persiapan peluncuran (rudal) tambahan atau provokasi militer dari Korut,” kata juru bicara itu, seperti dilansir news.com.au, Jumat (28/2/2014).
Tindakan Korut dalam menguji tembak rudal jarak pendek ini merupakan aksi yang kesekian kali. Sebelum ini, militer Korut telah melakukan aksi serupa sebagai ekspresi kemarahan pemerintah pimpinan Kim Jong-un itu atas latihan perang tahunan antara Korsel dan AS.
Latihan perang gabungan militer Korsel dan AS sudah dimulai sejak Senin lalu. Oposisi Pyongyang menyebut, latihan perang itu dilakukan untuk persiapan invasi militer.
Pyongyang sendiri awalnya bersikeras, bahwa latihan perang gabungan harus ditunda sampai reuni rakyat korban perang Korea selesai pada Selasa. Tapi, Seoul menolak dan menganggap tidak ada hubungannya antara masalah reuni dengan latihan perang militer mereka.
Demikian keterangan Kementerian Pertahanan Seoul, dalam sebuah acara yang bertepatan dengan latihan militer Korsel dan AS. Seorang juru bicara kementerian itu mengatakan, empat rudal yang ditembakkan berselang jarak sekira 200 km. Empat rudal itu ditembakkan dari pantai timur Korut.
”Militer kami akan memperketat kewaspadaan terkait persiapan peluncuran (rudal) tambahan atau provokasi militer dari Korut,” kata juru bicara itu, seperti dilansir news.com.au, Jumat (28/2/2014).
Tindakan Korut dalam menguji tembak rudal jarak pendek ini merupakan aksi yang kesekian kali. Sebelum ini, militer Korut telah melakukan aksi serupa sebagai ekspresi kemarahan pemerintah pimpinan Kim Jong-un itu atas latihan perang tahunan antara Korsel dan AS.
Latihan perang gabungan militer Korsel dan AS sudah dimulai sejak Senin lalu. Oposisi Pyongyang menyebut, latihan perang itu dilakukan untuk persiapan invasi militer.
Pyongyang sendiri awalnya bersikeras, bahwa latihan perang gabungan harus ditunda sampai reuni rakyat korban perang Korea selesai pada Selasa. Tapi, Seoul menolak dan menganggap tidak ada hubungannya antara masalah reuni dengan latihan perang militer mereka.
(mas)