Di penjara AS, Ketut menangis & tak punya uang

Kamis, 27 Februari 2014 - 13:27 WIB
Di penjara AS, Ketut...
Di penjara AS, Ketut menangis & tak punya uang
A A A
Sindonews.com – Sejak ditahan di Amerika Serikat (AS), Ketut Pujayasa, 28 warga Indonesia yang jadi tersangka kasus penyerangan dan perkosaan terhadap wanita AS meratapi kesedihannya. Selain terancam hukuman berat maksimal 28 tahun penjara, Ketut juga tidak mempunyai uang sama sekali.

Ketut yang tampak tegar menghadapi kasus berat itu, sempat meneteskan air mata, gara-gara membaca surat dari istrinya yang ada di Bali. ”Pada saat kami menyampaikan surat dari istrinya, Ketut Pujayasa (KP) membacanya dengan menangis. Dia lantas menitipkan balasannya kepada kami untuk dikirimkan ke Bali,” kata pejabat sementara Konsulat Jenderal RI di Hoston, Prasetyo Budhi, dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews, Kamis (27/2/2014).

“Surat tersebut, saat itu juga kami kirimkan dengan jasa pengiriman kilat, agar cepat sampai kepada keluarganya,” lanjut Prasetyo.

Yang menyedihkan, lanjut Prasetyo, sejak terjerat kasus penyerangan dan perkosaan terhadap wanita AS pada hari Valentine lalu hingga mendekam di tahanan, Ketut tidak mempunyai uang sama sekali. Pihak KJRI pun turun tangan membantu Ketut.

“Mengingat karena KP tidak mempunyai uang sama sekali, maka kami juga memberikan sejumlah uang, melalui anjungan tunai mandiri (ATM) yang ada di penjara tersebut. Karena yang bersangkutan tidak bisa menerima uang secara langsung,” kata Prasetyo.

Ketut yang sebelumnya merupakan pekerja kapal pesiar MV Nieuw Amesterdam, milik perusahaan Holland America, dituduh memperkosa dan menyerang penumpang kapal asal AS di hari Valentine.

Aksinya dipicu ucapan kasar korban, ketika Ketut hendak mengantarkan sarapan ke kamar korban.”Wait a minute son of a bitch” demikian ucapan korban yang membuat Ketut sakit hati dan melakukan tindakan itu. Padang sidang pra-peradilan, Senin waktu AS, hakim Barry S. Saltzer menyampaikan ancaman hukuman untuk Ketut maksimal 28 tahun penjara.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
1 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
6 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved