Pasca Yanukovych terguling, Ukraina minta bantuan Internasional
Senin, 24 Februari 2014 - 21:46 WIB
Pasca Yanukovych terguling, Ukraina minta bantuan Internasional
A
A
A
Sindonews.com – Efek dari kerusuhan yang berkepanjangan membuat Ukraina menderita krisis keuangan. Ukraina meminta bantuan dunia internasional sebesar USD35 miliar selama dua tahun ke depan untuk menghentikan merosotnya ekonomi negara pecahan Uni Soviet tersebut.
Langkah pertama, Presiden interim Ukraina, Oleksander Turchinov, menyerukan konferensi donor internasional. Menurutnya, Ukraina membutuhkan bantuan dalam satu atau dua pekan ke depan.
"Selama dua hari terakhir, kami telah berkonsultasi dan melakukan pertemuan dengan para Duta Besar Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), dan negara-negara lain beserta lembaga keuangan untuk segera memberikan bantuan mikro kepada Ukraina," kata Menteri Keuangan Ukraian, Yuri Kolobov dalam sebuah pernyataan.
Seperti yang dilansir Reuters, Senin (24/2/2014), Menteri Keuangan AS, Jack Lew, telah mendorong Ukraina untuk mulai berbicara dengan IMF tentang paket bantuan, setelah membentuk pemerintahan sementara.
Peluang Kiev menerima sisa USD 12 milar dari paket bailout USD15 miliar yang disepakati dengan Rusia pada Desember, setelah Ukraina menolak kesepakatan perdagangan Uni Eropa, tampaknya telah surut.
Pihak Rusia mengaku tidak akan memberikan bantuan apapun sampai tahu siapa yang akan berada di pemerintahan Ukraina yang baru.
Langkah pertama, Presiden interim Ukraina, Oleksander Turchinov, menyerukan konferensi donor internasional. Menurutnya, Ukraina membutuhkan bantuan dalam satu atau dua pekan ke depan.
"Selama dua hari terakhir, kami telah berkonsultasi dan melakukan pertemuan dengan para Duta Besar Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), dan negara-negara lain beserta lembaga keuangan untuk segera memberikan bantuan mikro kepada Ukraina," kata Menteri Keuangan Ukraian, Yuri Kolobov dalam sebuah pernyataan.
Seperti yang dilansir Reuters, Senin (24/2/2014), Menteri Keuangan AS, Jack Lew, telah mendorong Ukraina untuk mulai berbicara dengan IMF tentang paket bantuan, setelah membentuk pemerintahan sementara.
Peluang Kiev menerima sisa USD 12 milar dari paket bailout USD15 miliar yang disepakati dengan Rusia pada Desember, setelah Ukraina menolak kesepakatan perdagangan Uni Eropa, tampaknya telah surut.
Pihak Rusia mengaku tidak akan memberikan bantuan apapun sampai tahu siapa yang akan berada di pemerintahan Ukraina yang baru.
(esn)