Tak tolong rakyatnya hingga tewas, Pemerintah Mesir dihujat

Kamis, 20 Februari 2014 - 12:43 WIB
Tak tolong rakyatnya...
Tak tolong rakyatnya hingga tewas, Pemerintah Mesir dihujat
A A A

Sindonews.com - Pemerintah Mesir menjadi bulan-bulanan hujatan rakyatnya di media sosial. Musbabanya, Pemerintah Mesir dianggap menolak mengirimkan pesawat bantuan untuk menyelamatkan empat warganya yang terjebak badai salju di Sinai selatan.

Keempat warga itu pun akhirnya tewas. Rakyat Mesir marah dan menghujat pemerintah via media sosial. Para korban tewas itu, merupakan bagian dari delapan orang yang menempuh perjalanan ke Saint Catherine, daerah Sinai Kamis pekan lalu.
Namun, mereka tersesat setelah badai salju menghantam daerah pegunungan. Empat orang tewas Selasa lalu.

”Kami harus terus diingatkan, betapa murah kita di mata negara kita sendiri,” sindir salah satu pengguna Twitter. ”Setelah kecelakaan di Saint Catherine, otoritas resmi Mesir seperti tanah mati,” bunyi hujatan pengguna Twitter lain.

Beberapa teman korban, mengaku telah menghubungi pihak berwenang untuk minta bantuan. Tapi, permohonan itu diabaikan. ”Mereka seharusnya kembali pada hari Minggu, tetapi ketika kami diberitahu bahwa mereka tidak kembali, kami mulai khawatir,” Tamer Abdel Aziz, salah satu teman korban kepada Al Arabiya, semalam (19/2/2014), sesaat setelah menghadiri pemakaman para korban di Kairo.

Menurut Aziz, petugas yang dihubungi itu mengatakan, bantuan pesawat akan dikirim jika salah satu dari korban merupakan warga asing. ”Saya ditanya, apa kebangsaan mereka? Saya mengatakan mereka semua orang Mesir,” kenang Abdel Aziz.

”Orang yang berbicara dengan saya itu untuk menjawab dengan nada sedih; ’Jika mereka adalah orang asing, izin (untuk mengirim pesawat) bisa telah dikeluarkan lebih cepat’,” lanjut dia menirukan ucapan petugas itu.

Juru bicara Angkatan Darat Mesir, Kolonel Ahmed Mohamed Ali, mengatakan bahwa kondisi cuaca di Sinai memang memburuk. Suhu udara, katanya mencapai minus 11 derajat celsius, sehingga upaya penyelamatan sulit dilakukan.

Sementara itu, Juru bicara Gubernur Sinai Selatan, Jenderal Adel Kassab, membantah bahwa pemerintah gagal bertindak cepat untuk menyelamatkan pejalan kaki. ”Misi kami adalah untuk menyelamatkan jiwa, tanpa memandang agama atau kebangsaannya,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
17 menit yang lalu
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
1 jam yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
2 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
4 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
5 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved