Pakistan: Pasukan Iran tak punya wewenang lintasi perbatasan
Selasa, 18 Februari 2014 - 23:50 WIB
Pakistan: Pasukan Iran tak punya wewenang lintasi perbatasan
A
A
A
Sindonews.com – Pakistan memperingatkan Iran untuk tidak mengirim pasukan melintasi perbatasan kedua negara untuk membebaskan lima penjaga perbatasan Iran yang diculik kelompok militan.
"Pasukan Iran tidak memiliki wewenang untuk menyeberangi perbatasan kita. Itu melanggar hukum internasional. Kita harus menghormati perbatasan masing-masing," kata pernyataan pemerintah Pakistan, Selasa (18/2/2014), seperti dikutip dari Reuters.
Satu hari sebelumnya, Iran mengaku akan mengirim pasukan melintasi perbatasan Pakistan untuk membebaskan penjaga perbatasan mereka.
"Jika Pakistan tidak mengambil langkah yang diperlukan untuk melawan kelompok teroris, kami akan mengirimkan pasukan ke wilayah Pakistan. Kami tidak akan menunggu untuk bertindak bagi negara ini," kata Menteri Dalam Negeri Iran, Abdolreza Rahmani-Fazli,
Menurut laporan media Iran, para penjaga perbataan itu ditangkap kelompok militan pada 6 Februari di Provinsi Sistan-Baluchistan, Iran. Diduga, mereka dibawa melintasi perbatasan menuju ke wilayah Pakistan.
Sebuah kelompok pemberontak Sunni Iran yang menyebut dirinya Jaish al-Adl, telah mengklaim bertanggung jawab atas penculikan itu. Demikian terungkap dalam sebuah akun twitter yang mengaku milik kelompok tersebut. Namun, keaslian akun tersebut tidak dapat segera diverifikasi.
"Pasukan Iran tidak memiliki wewenang untuk menyeberangi perbatasan kita. Itu melanggar hukum internasional. Kita harus menghormati perbatasan masing-masing," kata pernyataan pemerintah Pakistan, Selasa (18/2/2014), seperti dikutip dari Reuters.
Satu hari sebelumnya, Iran mengaku akan mengirim pasukan melintasi perbatasan Pakistan untuk membebaskan penjaga perbatasan mereka.
"Jika Pakistan tidak mengambil langkah yang diperlukan untuk melawan kelompok teroris, kami akan mengirimkan pasukan ke wilayah Pakistan. Kami tidak akan menunggu untuk bertindak bagi negara ini," kata Menteri Dalam Negeri Iran, Abdolreza Rahmani-Fazli,
Menurut laporan media Iran, para penjaga perbataan itu ditangkap kelompok militan pada 6 Februari di Provinsi Sistan-Baluchistan, Iran. Diduga, mereka dibawa melintasi perbatasan menuju ke wilayah Pakistan.
Sebuah kelompok pemberontak Sunni Iran yang menyebut dirinya Jaish al-Adl, telah mengklaim bertanggung jawab atas penculikan itu. Demikian terungkap dalam sebuah akun twitter yang mengaku milik kelompok tersebut. Namun, keaslian akun tersebut tidak dapat segera diverifikasi.
(esn)