Abbott tolak tanggapi penyadapan Australia pada RI

Senin, 17 Februari 2014 - 07:52 WIB
Abbott tolak tanggapi...
Abbott tolak tanggapi penyadapan Australia pada RI
A A A
Sindonews.com – Perdana Menteri Australia, Tonny Abbott, pada Senin (17/2/2014), mengatakan, pemerintahannya tidak mengomentari masalah keamanan, termasuk tindakan penyadapan intelijen Australia terhadap Indonesia.

“Australia perlu memiliki operasi intelijen yang kuat. Intelijen Australia telah berperan dalam pencegahan berbagai serangan teroris, termasuk di Indonesia,” kata Abbott.

”Jika media ingin mengungkap secara terus-menerus tentang hal semacam ini, pasti akan mendominasi topik pembicaraan, yang saya kira pembicaraan yang membuat tidak senang,” katanya lagi, kepada radio ABC.


New York Times telah melaporkan, bahwa Direktorat Sinyal Australia telah menyadap komunikasi khusus antara Pemerintah Indonesia dan sebuah firma hukum AS yang ada di Jakarta. Penyadapan itu terkait sengketa perdagangan dengan AS.

Laporan soal penyadapan terbaru itu, bersumber dari bocoran bekas kontraktor National Security Agency (NSA) Amerika Serikat, Edward Snowden yang kini bersembunyi di Rusia.

Dalam sebuah laporan terungkap, NSA di Canberra berbagi data penyadapan dengan intelijen Australia. Dengan persetujuan dari kantor pusat NSA di Fort Meade , Maryland , Direktorat Sinyal Australia, terus menguping pembicaraan itu.

Kemarin, Abbott mengatakan, bahwa Australia tidak akan menggunakan intelijennya untuk tujuan komersial . Menurutnya, Australia tidak menggunakan hasil penyadapan intelijen yang merugikan negara-negara lain.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
43 menit yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
1 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
2 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
3 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
5 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
6 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved