Dendam, 4 warga Thailand termasuk anak kecil dihabisi
Kamis, 13 Februari 2014 - 14:34 WIB
Dendam, 4 warga Thailand termasuk anak kecil dihabisi
A
A
A
Sindonews.com – Pembunuhan warga sipil kembali terjadi di Thailand selatan, Kamis (13/2/2014). Sebanyak empat orang, termasuk anak kecil tewas dibunuh kelompok tidak dikenal.
Polisi setempat menyebut, pembunuhan empat orang itu sebagai balas dendam atas pembunuhan beberapa anak Muslim yang terjadi beberapa hari lalu. Warga Muslim merupakan minoritas di Thailand, namun sebagian besar dari mereka menghuni wilayah Thailand selatan, di antaranya di Pattani, Yala dan Narathiwat.
Menurut keterangan polisi, ada empat orang mengendarai dua sepeda motor menembaki warga desa yang memberikan sedekah kepada para biksu Budha di Distrik Mae Lan, Pattani. Dari penembakan itu, dua perempuan, seorang biksu dan seorang anak kecil tewas.
”Ini adalah serangan balas dendam,” kata Kepala Polisi Pattani,Phot Suaysuwan, kepada Reuters. ”Kami percaya, ada hubungan antara pembunuhan warga kali ini dengan pembunuhan tiga anak Muslim pada minggu lalu.” Lanjut Phot.
Sebelum pembunuhan ini, dua wanita di Pattani juga menjadi korban serangan. Parahnya, keduanya ditembak mati dan dibakar.
Polisi setempat menyebut, pembunuhan empat orang itu sebagai balas dendam atas pembunuhan beberapa anak Muslim yang terjadi beberapa hari lalu. Warga Muslim merupakan minoritas di Thailand, namun sebagian besar dari mereka menghuni wilayah Thailand selatan, di antaranya di Pattani, Yala dan Narathiwat.
Menurut keterangan polisi, ada empat orang mengendarai dua sepeda motor menembaki warga desa yang memberikan sedekah kepada para biksu Budha di Distrik Mae Lan, Pattani. Dari penembakan itu, dua perempuan, seorang biksu dan seorang anak kecil tewas.
”Ini adalah serangan balas dendam,” kata Kepala Polisi Pattani,Phot Suaysuwan, kepada Reuters. ”Kami percaya, ada hubungan antara pembunuhan warga kali ini dengan pembunuhan tiga anak Muslim pada minggu lalu.” Lanjut Phot.
Sebelum pembunuhan ini, dua wanita di Pattani juga menjadi korban serangan. Parahnya, keduanya ditembak mati dan dibakar.
(mas)