Bebas dari penjara Bali, Corby bakal jadi jutawan
Jum'at, 07 Februari 2014 - 17:46 WIB
Bebas dari penjara Bali, Corby bakal jadi jutawan
A
A
A
Sindonews.com - Schapelle Corby, tahanan wanita asal Australia berjuluk “Ratu Mariyuana” resmi dapat pembebasan bersyarat dari Pemerintah Indonesia. Setelah bebas dari penjara Kerobokan, Bali, kisah hidup Corby akan berubah, karena honor jutaan dolar dari biografi tentang dirinya telah menanti.
Kisah hidup Corby sejak tertangkap membawa beberapa kilogram mariyuana di Bandara Ngurah Rai, hingga menjalani hidup di penjara Kerobokan ditulis dalam buku berjudul “My Story”. Koordinator penulis kisah hidup Corby adalah Kathryn Bonella.
”Pada suatu titik di mana terlihat dia akan berjalan bebas dalam beberapa hari mendatang,” ungkap Bonella, menggambarkan persaanya kepada Radio ABC, hari ini (7/2/2014). Menurutnya, tidak mudah bagi seorang penyelundup obat bius yang dihukum untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar.
”Ini akan menjadi kejutan lengkap ketika dia keluar dari penjara,” ujar Bonella. Perdana Menteri Australia menyindir komersialisasi kisah hidup warganya itu, mengacu pada sumber yang menyebut Corby berhak atas USD3 juta atas buku tentang kisah hidupnya. ”Kejahatan tidak harus dibayar,” katanya.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Denpasar, Ketut Artha, mengatakan dia tidak keberatan jika kisah hidup Corby di penjara ditulis dan diperjual belikan. ”Itu tidak masalah, asalkan dia mengatakan yang sebenarnya dan tidak berbohong,” kata Artha .
Corby, seperti dikutip news.com.au, disebut menerima honor USD282.750 untuk buku “My Story” yang dirilis tahun 2006. Honor itu telah dibayarkan penulis buku melalui saudara iparnya, Wayan Widyartha, warga Bali. Buku itu ditulis berdasarkan wawancara eksklusif si penulis dengan Corby saat berada di penjara Kerobokan.
Kisah hidup Corby sejak tertangkap membawa beberapa kilogram mariyuana di Bandara Ngurah Rai, hingga menjalani hidup di penjara Kerobokan ditulis dalam buku berjudul “My Story”. Koordinator penulis kisah hidup Corby adalah Kathryn Bonella.
”Pada suatu titik di mana terlihat dia akan berjalan bebas dalam beberapa hari mendatang,” ungkap Bonella, menggambarkan persaanya kepada Radio ABC, hari ini (7/2/2014). Menurutnya, tidak mudah bagi seorang penyelundup obat bius yang dihukum untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar.
”Ini akan menjadi kejutan lengkap ketika dia keluar dari penjara,” ujar Bonella. Perdana Menteri Australia menyindir komersialisasi kisah hidup warganya itu, mengacu pada sumber yang menyebut Corby berhak atas USD3 juta atas buku tentang kisah hidupnya. ”Kejahatan tidak harus dibayar,” katanya.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Denpasar, Ketut Artha, mengatakan dia tidak keberatan jika kisah hidup Corby di penjara ditulis dan diperjual belikan. ”Itu tidak masalah, asalkan dia mengatakan yang sebenarnya dan tidak berbohong,” kata Artha .
Corby, seperti dikutip news.com.au, disebut menerima honor USD282.750 untuk buku “My Story” yang dirilis tahun 2006. Honor itu telah dibayarkan penulis buku melalui saudara iparnya, Wayan Widyartha, warga Bali. Buku itu ditulis berdasarkan wawancara eksklusif si penulis dengan Corby saat berada di penjara Kerobokan.
(mas)