Korsel peringatkan Korut agar tak batalkan reuni
Jum'at, 07 Februari 2014 - 15:23 WIB
Korsel peringatkan Korut agar tak batalkan reuni
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Korea Selatan (Korsel), Park Geun-hye, pada Jumat (7/2/2014), telah memperingatkan Pemerintah Korea Utara (Korut) untuk tidak membatalkan reuni rakyat korban Perang Korea. Park menekan Korut agar tidak mengingkari kesepakatan yang telah dibuat.
Komentar Park muncul sehari setelah Pyongyang, mengancam akan membatalkan reuni rakyat, jika Korsel nekat menggelar latihan perang bersama Amerika Serikat.
Sebelumnya, kedua Korea telah sepakat untuk menggelar reuni rakyat yang terpisah di dua negara akibat perang itu pada 20 hingga 25 Februari 2014.
”Korut tidak boleh menyakiti keluarga yang terpisah terlalu dalam lagi,” bunyi laporan media Korsel mengutip pernyataan Park, seperti dikutip Channel News Asia.
Park mengatakan, reuni akan memberikan momentum untuk rekonsiliasi di semenanjung Korea. Namun, dia prihatin dengan “ketidakstabilan” di Pyongyang setelah eksekusi paman pemimpin Korut Kim Jong-un, yakni Jang Song Thaek dan kroni-kroninya.
”Baru-baru ini, Korut telah melancarkan serangan perdamaian, tapi kita harus tetap waspada atas semua itu,” ujar Park. ”Kita harus mempertahankan pertahanan dalam rangka untuk mencegah tindakan provokatif Korut. Kita harus menghukum mereka secara menyeluruh,” imbuh Park.
Komentar Park muncul sehari setelah Pyongyang, mengancam akan membatalkan reuni rakyat, jika Korsel nekat menggelar latihan perang bersama Amerika Serikat.
Sebelumnya, kedua Korea telah sepakat untuk menggelar reuni rakyat yang terpisah di dua negara akibat perang itu pada 20 hingga 25 Februari 2014.
”Korut tidak boleh menyakiti keluarga yang terpisah terlalu dalam lagi,” bunyi laporan media Korsel mengutip pernyataan Park, seperti dikutip Channel News Asia.
Park mengatakan, reuni akan memberikan momentum untuk rekonsiliasi di semenanjung Korea. Namun, dia prihatin dengan “ketidakstabilan” di Pyongyang setelah eksekusi paman pemimpin Korut Kim Jong-un, yakni Jang Song Thaek dan kroni-kroninya.
”Baru-baru ini, Korut telah melancarkan serangan perdamaian, tapi kita harus tetap waspada atas semua itu,” ujar Park. ”Kita harus mempertahankan pertahanan dalam rangka untuk mencegah tindakan provokatif Korut. Kita harus menghukum mereka secara menyeluruh,” imbuh Park.
(mas)