Panglima militer kutuk serangan di selatan Thailand
Rabu, 05 Februari 2014 - 01:00 WIB
Panglima militer kutuk serangan di selatan Thailand
A
A
A
Sindonews.com – Kepala Staf Angkatan Darat Thailand, Prayuth Chanocha, pada Selasa (4/2/2014), mengecam serangan yang dilakukan kaum pemberontak terhadap orang-orang yang tidak bersalah di selatan negara itu.
Prayuth menggambarkan tindakan pemberontak sebagai sikap "tidak manusiawi", Karena telah membunuh anak-anak, perempuan, para pemimpin tua, dan agama. Kecaman ini mengacu pada serangan mematikan yang menewaskan tiga anak-anak Muslim di Provinsi Yala.
Sebelumnya dilaporkan, tiga bocah bersaudara yang masih berusia tiga, lima, dan sembilan tahun ditembak mati. Seorang ibu hamil juga terluka dalam insiden itu. Pihak kepolisian setempat mengatakan, tiga bocah bersaudara itu tewas ditembak saat mereka pulang dari masjid setelah menjalankan ibadah salat Isya semalam.
Meski terjadi serangan pada warga sipil, namun Prayuth mengatakan, bahwa dialog dengan para pemimpin pemberontak akan terus berlanjut.
Prayuth menggambarkan tindakan pemberontak sebagai sikap "tidak manusiawi", Karena telah membunuh anak-anak, perempuan, para pemimpin tua, dan agama. Kecaman ini mengacu pada serangan mematikan yang menewaskan tiga anak-anak Muslim di Provinsi Yala.
Sebelumnya dilaporkan, tiga bocah bersaudara yang masih berusia tiga, lima, dan sembilan tahun ditembak mati. Seorang ibu hamil juga terluka dalam insiden itu. Pihak kepolisian setempat mengatakan, tiga bocah bersaudara itu tewas ditembak saat mereka pulang dari masjid setelah menjalankan ibadah salat Isya semalam.
Meski terjadi serangan pada warga sipil, namun Prayuth mengatakan, bahwa dialog dengan para pemimpin pemberontak akan terus berlanjut.
(esn)