7 tewas, 30 terluka akibat serangan bom mobil di Baghdad
Senin, 03 Februari 2014 - 23:45 WIB
7 tewas, 30 terluka akibat serangan bom mobil di Baghdad
A
A
A
Sindonews.com – Sedikitnya tujuh orang tewas dan 30 lainnya terluka dalam tiga serangan bom mobil di dan sekitar ibukota Irak, Baghdad, Senin (3/2/2014). Demikian diungkapkan sumber kepolisian pada kantor berita Xinhua.
Serangan paling mematikan terjadi di tiga kota Mahmoudiyah, sekitar 30 km selatan Baghdad. Serangan itu dilakukan seorang pembom bunuh diri yang meledakkan mobil berisi bahan peledak di dekat pasar. Serangan ini menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 15 lainnya.
Bom mobil lain meledak di Distrik Baladiyat, di bagian timur Baghdad. Serangan ini menyebabkan dua orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka. Bom mobil ketiga meledak di Distrik Hurriyah, sebelah utara Baghdad. Serangan ini menewaskan seorang warga sipil dan melukai enam orang lainnya.
Diperkirakan, jumlah korban tewas akan meningkat, mengingat banyaknya korban yang menderita luka parah akibat serangan ini. Irak telah menyaksikan kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Misi Bantuan PBB untuk Irak, total 8.868 warga Irak, termasuk 7.818 warga sipil dan personel polisi sipil, tewas sepanjang 2013 lalu. Ini adalah angka kematian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Serangan paling mematikan terjadi di tiga kota Mahmoudiyah, sekitar 30 km selatan Baghdad. Serangan itu dilakukan seorang pembom bunuh diri yang meledakkan mobil berisi bahan peledak di dekat pasar. Serangan ini menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 15 lainnya.
Bom mobil lain meledak di Distrik Baladiyat, di bagian timur Baghdad. Serangan ini menyebabkan dua orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka. Bom mobil ketiga meledak di Distrik Hurriyah, sebelah utara Baghdad. Serangan ini menewaskan seorang warga sipil dan melukai enam orang lainnya.
Diperkirakan, jumlah korban tewas akan meningkat, mengingat banyaknya korban yang menderita luka parah akibat serangan ini. Irak telah menyaksikan kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Misi Bantuan PBB untuk Irak, total 8.868 warga Irak, termasuk 7.818 warga sipil dan personel polisi sipil, tewas sepanjang 2013 lalu. Ini adalah angka kematian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
(esn)