Demonstran ingin lengserkan Yingluck meski menang pemilu
Senin, 03 Februari 2014 - 09:38 WIB
Demonstran ingin lengserkan Yingluck meski menang pemilu
A
A
A
Sindonews.com - Pengunjuk rasa anti – Pemerintah Thailand hari ini (3/2/2014), berencana turun ke jalan, untuk menggulingkan Perdana Menteri (PM) Yingluck Shinawatra. Mereka mengabaikan pemilu yang telah digelar kemarin.
Para demonstran pro-oposisi berpendapat, pemilu yang telah berjalan dalam suasana tegang kemarin tidak akan menyelesaikan krisis politik. Mereka tetap mendesak Yingluck lengser dan membentuk “Dewan Rakyat”.
Sementara itu, dalam pemilu yang diboikot oposisi kemarin, dipastikan Yingluck kembali berkuasa. Para pengunjuk rasa yang dipimpin oleh mantan politisi oposisi Suthep Thaugsuban , telah berunjuk rasa di Bangkok sejak November 2013 lalu untuk menggulingkan adik dari bekas PM Thailand, Thaksin Shinawatra itu.
“Saya yakin pemilu ini tidak akan mengarah pada pembentukan pemerintah baru,”kata Suthep kepada para pendukungnya, semalam, seperti dikutip Reuters, Senin (3/2/2014). Menurutnya, terlalu dini bagi para menteri Thailand untuk mengklaim pemilu telah berjalan lancer.
”Kami akan berkumpul secara massal di Bangkok sekali lagi. Kita akan berurusan dengan Yingluck dan menteri lainnya. Kami akan mengepung rumah mereka sampai mereka tidak bisa pergi,” imbuh Suthep.
Para demonstran pro-oposisi berpendapat, pemilu yang telah berjalan dalam suasana tegang kemarin tidak akan menyelesaikan krisis politik. Mereka tetap mendesak Yingluck lengser dan membentuk “Dewan Rakyat”.
Sementara itu, dalam pemilu yang diboikot oposisi kemarin, dipastikan Yingluck kembali berkuasa. Para pengunjuk rasa yang dipimpin oleh mantan politisi oposisi Suthep Thaugsuban , telah berunjuk rasa di Bangkok sejak November 2013 lalu untuk menggulingkan adik dari bekas PM Thailand, Thaksin Shinawatra itu.
“Saya yakin pemilu ini tidak akan mengarah pada pembentukan pemerintah baru,”kata Suthep kepada para pendukungnya, semalam, seperti dikutip Reuters, Senin (3/2/2014). Menurutnya, terlalu dini bagi para menteri Thailand untuk mengklaim pemilu telah berjalan lancer.
”Kami akan berkumpul secara massal di Bangkok sekali lagi. Kita akan berurusan dengan Yingluck dan menteri lainnya. Kami akan mengepung rumah mereka sampai mereka tidak bisa pergi,” imbuh Suthep.
(mas)