Tentara Irak habisi 40 militan ISIS di Fallujah
Sabtu, 01 Februari 2014 - 17:31 WIB
Tentara Irak habisi 40 militan ISIS di Fallujah
A
A
A
Sindonews.com - Angkatan bersenjata Irak , bekerja sama dengan pejuang suku di Provinsi Anbar telah menewaskan 40 militan dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Fallujah. Selain itu, tentara Irak juga merebut empat markas dan menghancurkan senjata para militan itu dalam pekan ini.
Demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Irak kemarin, seperti dikutip al-Arabiya."Operasi militer Irak itu dimulai sejak Rabu lalu," bunyi pernyataan itu.
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak Nouri al – Maliki, mengumumkan bahwa negaranya menolak untuk mempersenjatai “teroris” di Suriah. Sementara itu, pasukan Irak berhasil merebut kembali kontrol dari beberapa daerah yang sempat dikuasai para militan ISIS di Provinsi Anbar, sebelah barat Baghdad .
Sejak Desember 2013 , pasukan Irak, bersama dengan polisi dan pasukan suku, telah berjuang untuk mengusir para militan di wilayah Anbar. Wilayah itu berjarak sekitar 300 kilometer dari Suriah.
Kota Ramadi dan Fallujah di Provinsi Anbar selama ini menjadi rebutan antara pasukan Iran dan para militan setelah invasi militer Amerika Serikat berakir di Irak. Sejak ditinggal pasukan AS, kota itu menjadi medan pertempuran kedua pihak yang tidak pernah puas dengan pembagian kekuasaan setelah rezim Presiden Saddam Hussein tumbang.
Demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Irak kemarin, seperti dikutip al-Arabiya."Operasi militer Irak itu dimulai sejak Rabu lalu," bunyi pernyataan itu.
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak Nouri al – Maliki, mengumumkan bahwa negaranya menolak untuk mempersenjatai “teroris” di Suriah. Sementara itu, pasukan Irak berhasil merebut kembali kontrol dari beberapa daerah yang sempat dikuasai para militan ISIS di Provinsi Anbar, sebelah barat Baghdad .
Sejak Desember 2013 , pasukan Irak, bersama dengan polisi dan pasukan suku, telah berjuang untuk mengusir para militan di wilayah Anbar. Wilayah itu berjarak sekitar 300 kilometer dari Suriah.
Kota Ramadi dan Fallujah di Provinsi Anbar selama ini menjadi rebutan antara pasukan Iran dan para militan setelah invasi militer Amerika Serikat berakir di Irak. Sejak ditinggal pasukan AS, kota itu menjadi medan pertempuran kedua pihak yang tidak pernah puas dengan pembagian kekuasaan setelah rezim Presiden Saddam Hussein tumbang.
(mas)