Korut: Berita keluarga paman Jong-un dihabisi, palsu
Kamis, 30 Januari 2014 - 13:32 WIB
Korut: Berita keluarga paman Jong-un dihabisi, palsu
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Korea Utara (Korut) angkat bicara perihal berita yang menyebut keluarga Jang Song Thaek, paman Pemimpin Korut Kim Jong-un telah dieksekusi mati semua. Berita itu dianggap palsu dan bentuk propaganda dari musuh-musuh Korut.
Bantahan resmi Pemerintah Korut itu disampaikan Duta Besar Korut untuk Inggris, Hyun Hak-bong yang mewakili Kim Jong-un, dalam wawancaranya dengan Sky News, yang dilansir Kamis (30/1/2014). Berita itu muncul untuk menguatkan asumsi bahwa, Jong-un ingin membersihkan semua kroni pamannya yang telah dieksekusi mati karena korupsi.
”Ini (berita eksekusi keluarga Jang) adalah propaganda politik oleh musuh-musuh kita,” kata Hyun. ”Saya berpikir bahwa laporan palsu ini tidak layak saya komentari. Saya tahu dia dihukum, tetapi jika keluarganya dihukum atau tidak, saya tidak tahu,” ujarnya.
Diplomat senior Korut itu juga mengklarifikasi perihal berita simpang siur soal cara eksekusi Jang yang pernah disebut dimangsa ratusan anjing lapar.
“Jang Song Thaek melakukan banyak kejahatan. Dia anti - partai, melakukan kejahatan anti - pemerintah, dan juga ia menyalahgunakan kekuasaan untuk menghambat perekonomian nasional,” lanjut Hyun.
”Dia menghabiskan €4,6 juta pada tahun 2009. Dia membuat kejahatan luar biasa terhadap pemerintah, terhadap rakyat, dan terhadap negara. Sebenarnya partai kami mengampuni dia pada beberapa kesempatan atas kesalahan di masa lalu, tapi kali ini kejahatannya melampaui batas, sudah ada di luar garis merah.”
”Menurut hukum oleh pengadilan pidana, dia dijatuhi hukuman mati. Dia ditembak mati,” imbuh Hyun.
Bantahan resmi Pemerintah Korut itu disampaikan Duta Besar Korut untuk Inggris, Hyun Hak-bong yang mewakili Kim Jong-un, dalam wawancaranya dengan Sky News, yang dilansir Kamis (30/1/2014). Berita itu muncul untuk menguatkan asumsi bahwa, Jong-un ingin membersihkan semua kroni pamannya yang telah dieksekusi mati karena korupsi.
”Ini (berita eksekusi keluarga Jang) adalah propaganda politik oleh musuh-musuh kita,” kata Hyun. ”Saya berpikir bahwa laporan palsu ini tidak layak saya komentari. Saya tahu dia dihukum, tetapi jika keluarganya dihukum atau tidak, saya tidak tahu,” ujarnya.
Diplomat senior Korut itu juga mengklarifikasi perihal berita simpang siur soal cara eksekusi Jang yang pernah disebut dimangsa ratusan anjing lapar.
“Jang Song Thaek melakukan banyak kejahatan. Dia anti - partai, melakukan kejahatan anti - pemerintah, dan juga ia menyalahgunakan kekuasaan untuk menghambat perekonomian nasional,” lanjut Hyun.
”Dia menghabiskan €4,6 juta pada tahun 2009. Dia membuat kejahatan luar biasa terhadap pemerintah, terhadap rakyat, dan terhadap negara. Sebenarnya partai kami mengampuni dia pada beberapa kesempatan atas kesalahan di masa lalu, tapi kali ini kejahatannya melampaui batas, sudah ada di luar garis merah.”
”Menurut hukum oleh pengadilan pidana, dia dijatuhi hukuman mati. Dia ditembak mati,” imbuh Hyun.
(mas)