IAEA butuh tambahan staf untuk inspeksi nuklir Iran

Jum'at, 24 Januari 2014 - 21:44 WIB
IAEA butuh tambahan...
IAEA butuh tambahan staf untuk inspeksi nuklir Iran
A A A
Sindonews.com – Badan atom PBB (IAEA) meminta negara-negara anggota untuk meningkatkan jumlah sumbangan guna mendanai inspeksi program nuklir Iran yang tengah dilakukan tim IAEA di Teheran.

"Kami membutuhkan staf hampir dua kali lipat untuk kegiatan verifikasi di Iran," kata Kepala IAEA, Yukiya Amano, Jumat (24/1/2014), seperti dikutip dari Reuters. "Kami perlu penambahan staf secara signifikan untuk meningkatkan frekuensi kegiatan verifikasi yang sedang kami lakukan," lanjutnya.

"Saya menyerukan kepada negara-negara yang berada dalam posisi untuk melakukannya, untuk menyediakan dana yang diperlukan,” kata Amano.

Utusan Amerika Serikat (AS) untuk IAEA, Joseph MacManus, mengatakan kepada wartawan, bahwa negaranya akan memberikan kontribusi "substantif", tanpa memberikan angka. “Anggota IAEA lainnya pada pertemuan tersebut juga sepakat untuk menyediakan sumber daya tambahan,” jelasnya.

Dalam sebuah laporan rahasia kepada negara-negara anggota pekan lalu, IAEA memperkirakan biaya yang dibutuhkan tim inspeksi nuklir PBB di Teheran sebesar 6 juta Euro. “Dari jumlah itu, sumbangan sukarela di luar anggaran yang diperlukan sekitar 5,5 juta Euro," kata laporan itu.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
19 menit yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
40 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved