Dendam mafia di Italia, bocah 3 tahun ikut dihabisi
Selasa, 21 Januari 2014 - 16:13 WIB
Dendam mafia di Italia, bocah 3 tahun ikut dihabisi
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah pembunuhan sadis terjadi di Italia selatan, di mana bocah berusia tiga tahun ikut menjadi korban dari serangan balas dendam kelompok mafia narkoba.
Bocah itu tewas bersama seorang pria tua dan pasangannya di dalam mobil yang dibakar kelompok mafia. Pria tua tersebut, diduga kakek bocah tiga tahun tersebut.
Insiden yang terjadi di Calabria Minggu lalu itu, diduga kuat sebagai dampak persaingan keras antar-mafia narkoba di Italia. “Bagaimana Anda bisa membunuh manusia kecil seperti ini? Ini melampaui batas apapun,” kecam jaksa setempat, Giacomantonio Franco, kemarin, seperti dilansir news.com.au, Selasa (21/1/2014).
”Ini adalah sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengerikan. Selama bertahun-tahun kerja, saya pikir ini adalah pembunuhan paling kejam yang pernah saya dengar,” lanju jaksa itu.
Para penyidik meyakini, ketiga korban sebelumnya telah tewas di dalam mobil, sebelum mobil itu dibakar.
Nunzio Galantino, uskup dari kota Cassano Allo Ionian, kota asal bocah tiga tahun itu,menggelar doa khusus, ketika polisi mengevakuasi kerangka para korban dar dalam mobil yang telah hangus.
”Saya terkejut dengan tingkat kekerasan yang dilakukan oleh siapa pun dalam kasus pembunuhan ini. Bagaimana Anda bisa tidak mendengar tangisan seorang anak kecil ?,” kecam Galantino.
Pria tua yang jadi korban dendam mafia itu, diyakini Iannicelli Salvatore. Dia sejatinya menjalani tahanan rumah karena kasus perdagangan narkoba, penculikan dan kekerasan seksual terhadap seorang wanita tahun 2012. Sedangkan bocah laki-laki tiga tahun itu, diyakini Nicola Campolongo atau dikenal sebagai "Coco", cucu dari Iannicelli.
Bocah itu tewas bersama seorang pria tua dan pasangannya di dalam mobil yang dibakar kelompok mafia. Pria tua tersebut, diduga kakek bocah tiga tahun tersebut.
Insiden yang terjadi di Calabria Minggu lalu itu, diduga kuat sebagai dampak persaingan keras antar-mafia narkoba di Italia. “Bagaimana Anda bisa membunuh manusia kecil seperti ini? Ini melampaui batas apapun,” kecam jaksa setempat, Giacomantonio Franco, kemarin, seperti dilansir news.com.au, Selasa (21/1/2014).
”Ini adalah sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengerikan. Selama bertahun-tahun kerja, saya pikir ini adalah pembunuhan paling kejam yang pernah saya dengar,” lanju jaksa itu.
Para penyidik meyakini, ketiga korban sebelumnya telah tewas di dalam mobil, sebelum mobil itu dibakar.
Nunzio Galantino, uskup dari kota Cassano Allo Ionian, kota asal bocah tiga tahun itu,menggelar doa khusus, ketika polisi mengevakuasi kerangka para korban dar dalam mobil yang telah hangus.
”Saya terkejut dengan tingkat kekerasan yang dilakukan oleh siapa pun dalam kasus pembunuhan ini. Bagaimana Anda bisa tidak mendengar tangisan seorang anak kecil ?,” kecam Galantino.
Pria tua yang jadi korban dendam mafia itu, diyakini Iannicelli Salvatore. Dia sejatinya menjalani tahanan rumah karena kasus perdagangan narkoba, penculikan dan kekerasan seksual terhadap seorang wanita tahun 2012. Sedangkan bocah laki-laki tiga tahun itu, diyakini Nicola Campolongo atau dikenal sebagai "Coco", cucu dari Iannicelli.
(mas)