Al-Qaeda serukan kaum Suni lawan Pemerintah Irak
Rabu, 08 Januari 2014 - 17:04 WIB
Al-Qaeda serukan kaum Suni lawan Pemerintah Irak
A
A
A
Sindonews.com - Kelompok al- Qaeda menyerukan kaum Sunni di Irak terus melawan pemerintah setempat. Seruan itu muncul, setelah Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki menginstruksikan rakyat Irak mengusir al-Qaeda.
Kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) yang merupakan sayap dari al-Qaeda, sejak pekan lalu telah merebut Kota Ramadi dan Fallujah, setelah bertempur dengan pasukan Irak.
Jatuhnya dua kota penting Irak ke tangan al-Qaeda juga membuat Amerika Serikat gusar. Mereka mempercepat pengiriman 100 rudal dan pesawat nirawak untuk membantu menumpas para militan al-Qaeda.
Bangkitnya al-Qaeda di Irak terjadi dalam beberapa bulan terakhir, sejak negara yang pernah dipimpin ditaktor Saddam Hussein itu diinvasi Amerika Serikat tahun 2003.
”Wahai orang Sunni, Anda dipaksa untuk mengambil senjata,” kata Abu Mohammed al - Adnani, juru bicara al- Qaeda untuk kelompok ISIL, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip al-Jazeera, Rabu (8/1/2014).
”Jangan meletakkan senjata ke bawah. Karena, jika Anda meletakkannya saat ini, (kaum Syiah ) akan memperbudak Anda dan Anda tidak akan naik lagi,” lanjut dia mengacu pada Pemerintah Irak saat ini yang didominasi kaum Syiah.
Semalam, pasukan keamanan dan anggota suku yang pro pemerintah, berusaha merebut kembali Kota Ramadi dari tangan al-Qaeda. Tapi, usaha itu gagal setelah terlibat pertempuran selama tujuh jam.
Sementara itu, tentara Irak mulai dikerahkan termasuk dengan kendaraan tank mendekati wilayah Fallujah. Namun, mereka belum akan menyerang, setelah Perdana Menteri Nuri al-Maliki memilih mununda serangan ke Fallujah.
Kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) yang merupakan sayap dari al-Qaeda, sejak pekan lalu telah merebut Kota Ramadi dan Fallujah, setelah bertempur dengan pasukan Irak.
Jatuhnya dua kota penting Irak ke tangan al-Qaeda juga membuat Amerika Serikat gusar. Mereka mempercepat pengiriman 100 rudal dan pesawat nirawak untuk membantu menumpas para militan al-Qaeda.
Bangkitnya al-Qaeda di Irak terjadi dalam beberapa bulan terakhir, sejak negara yang pernah dipimpin ditaktor Saddam Hussein itu diinvasi Amerika Serikat tahun 2003.
”Wahai orang Sunni, Anda dipaksa untuk mengambil senjata,” kata Abu Mohammed al - Adnani, juru bicara al- Qaeda untuk kelompok ISIL, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip al-Jazeera, Rabu (8/1/2014).
”Jangan meletakkan senjata ke bawah. Karena, jika Anda meletakkannya saat ini, (kaum Syiah ) akan memperbudak Anda dan Anda tidak akan naik lagi,” lanjut dia mengacu pada Pemerintah Irak saat ini yang didominasi kaum Syiah.
Semalam, pasukan keamanan dan anggota suku yang pro pemerintah, berusaha merebut kembali Kota Ramadi dari tangan al-Qaeda. Tapi, usaha itu gagal setelah terlibat pertempuran selama tujuh jam.
Sementara itu, tentara Irak mulai dikerahkan termasuk dengan kendaraan tank mendekati wilayah Fallujah. Namun, mereka belum akan menyerang, setelah Perdana Menteri Nuri al-Maliki memilih mununda serangan ke Fallujah.
(mas)