PM Irak serukan rakyatnya usir al-Qaeda
Senin, 06 Januari 2014 - 17:17 WIB
PM Irak serukan rakyatnya usir al-Qaeda
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Irak, Nuri al – Maliki, menyerukan kepada rakyatnya dan para pemimpin suku untuk mengusir militan al-Qaeda.
Dia juga menyerukan rakyatnya untuk merebut kembali wilayah Fallujah dari tangan militan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL), jaringan al-Qaeda.
Seruan itu disampaikan Maliki dalam sebuah pidato di stasiun televisi Pemerintah Irak, Senin (6/1/2014). ”Maliki menyerukan rakyat Fallujah dan (pemimpin) suku untuk mengusir para teroris. Serta mengamankan wilayah Fallujah dari bentrokan bersenjata,” bunyi laporan stasiun televisi itu, seperti dikutip Reuters.
Sementara itu, pasukan Irak terus melakukan serangan udara untuk memerangi militan al-Qaeda.”Pasukan Irak sedang mempersiapkan diri untuk serangan besar di Fallujah,” kata seorang pejabat militer Irak.
Sebelumnya, para pejabat di Provinsi Anbar, mengatakan, ISIL sepenuhnya telah menguasai Fallujah. ”ISIL sekarang benar-benar mengendalikan Fallujah. Tidak ada tentara atau aparat kepolisian,” kata Hamid al - Hashim, seorang anggota dewan Provinsi Anbar.
Dia juga menyerukan rakyatnya untuk merebut kembali wilayah Fallujah dari tangan militan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL), jaringan al-Qaeda.
Seruan itu disampaikan Maliki dalam sebuah pidato di stasiun televisi Pemerintah Irak, Senin (6/1/2014). ”Maliki menyerukan rakyat Fallujah dan (pemimpin) suku untuk mengusir para teroris. Serta mengamankan wilayah Fallujah dari bentrokan bersenjata,” bunyi laporan stasiun televisi itu, seperti dikutip Reuters.
Sementara itu, pasukan Irak terus melakukan serangan udara untuk memerangi militan al-Qaeda.”Pasukan Irak sedang mempersiapkan diri untuk serangan besar di Fallujah,” kata seorang pejabat militer Irak.
Sebelumnya, para pejabat di Provinsi Anbar, mengatakan, ISIL sepenuhnya telah menguasai Fallujah. ”ISIL sekarang benar-benar mengendalikan Fallujah. Tidak ada tentara atau aparat kepolisian,” kata Hamid al - Hashim, seorang anggota dewan Provinsi Anbar.
(mas)