Pelegalan ganja di wilayah AS diyakini bakal meluas

Jum'at, 03 Januari 2014 - 09:38 WIB
Pelegalan ganja di wilayah...
Pelegalan ganja di wilayah AS diyakini bakal meluas
A A A
Sindonews.com – Terobosan melegalkan ganja yang dilakukan negara bagian Colorado, Amerika Serikat, diyakini akan meluas ke negara-negara bagian AS lainnya. Kampanye pelegalan ganja juga sudah terjadi di sejumlah negara bagian lain di negeri Paman Sam itu.

Di Alaska misalnya, kampanye voting untuk melegalkan penjualan ganja sudah dilakukan pada bulan Agustus 2013 lalu. ”Sangat berharap legalisasi dapat dilakukan,” kata Mason Tvert, juru bicara Direktur Proyek Kebijakan Marijuana, sebuah kelompok lobi pro-legalisasi ganja di Washington.

Menurutnya, sejumlah negara bagian lain, juga akan menyusul Colorado. Di antaranya, Arizona , California, Maine, Massachusetts, Montana, Nevada, dan Oregon. Namun, lobi itu masih dalam proses, dan belum dipastikan akan berhasil.

Mengutip laporan AFP, Jumat (3/1/2014), taktik pelegalan ganja juga melalui diplomasi di kalangan legislatif untuk sejumlah negara bagian lain di AS. Di antaranya, di Delaware, Hawaii, Maryland, New Hampshire, Rhode Island, dan Vermont. Sejumlah negara bagian AS itu, tengah berupaya mengadopsi undang-undang legalisasi penjualan ganja.

”Dukungan untuk mengakhiri larangan ganja di tingkat nasional tinggal menunggu waktu. Kami berharap, dukungan itu terus tumbuh,” ujar Tvert.

Sejumlah survei di AS juga menunjukkan mayoritas warga Amerika setuju legalisasi ganja. Survei yang dilakukan Gallup pada Oktober 2013 misalnya, 58 persen warga AS setuju ganja dilegalkan.

Survei lain dari Institut Nasional, menyebut, 39,5 persen warga AS menyatakan ganja berbahaya, tapi sisanya menyatakan sebaliknya.

Dengan pergeseran pandangan publik itu, kubu penentang pelegalan ganja juga tidak menyerah. Bekas penasihat Gedung Putih soal kebijakan narkoba, Kevin Sabet, menyatakan tetap akan melawan legalisasi ganja. ”Saya pasti tidak berpikir, bahwa pertarungan melawan legalisasi akan hilang,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
3 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
4 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
5 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
6 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved