Ganja dilegalkan, loncatan besar negara bagian AS

Kamis, 02 Januari 2014 - 19:08 WIB
Ganja dilegalkan, loncatan...
Ganja dilegalkan, loncatan besar negara bagian AS
A A A
Sindonews.com – Bisnis ganja secara resmi dilegalkan di Colorado, negara bagian di Amerika Serikat, kemarin. Publik setempat menyebut, langkah itu merupakan loncatan besar sebuah negara bagian di AS dan akan diikuti negara bagian yang lain.

Sejak ganja dilegalkan di Colorado, negara bagian AS itu telah menerbitkan izin untuk 348 ritel, termasuk toko kecil untuk menjual ganja. Dalam aturan di Colorado, warga hanya dibolehkan membeli ganja 28 gram setiap pembelian.

Seorang veteran perang Irak, Sean Azzariti, menjadi orang pertama yang membeli ganja secara sah di Colorado. ”Ini suatu kehormatan mutlak , saya tidak bisa lebih bahagia (dari ini). Ini adalah batu loncatan besar bagi negara-negara bagian lain (di AS),” kata Azzariti kepada wartawan.


Azzariti sendiri selama ini telah berkampanye untuk melegalkan ganja. Menurutnya, ganja telah membantu meringankan bebannya yang trauma setelah ikut perang di Irak.

Selain Colorado, sejatinya Washington juga melakukan referendum soal aturan baru yang membolehkan penjualan ganja di toko-toko. Namun, seperti dikutip AFP, Kamis (2/1/2014) Washington belum melegalkan secara resmi.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
5 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
8 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
9 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
10 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
11 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
12 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved