Konflik memanas, Israel gempur Gaza dua kali
Jum'at, 27 Desember 2013 - 09:31 WIB
Konflik memanas, Israel gempur Gaza dua kali
A
A
A
Sindonews.com – Konflik Israel dan kelompok Hamas Palestina kembali memanas. Angkatan Udara Israel meluncurkan dua serangan ke Jalur Gaza, semalam. Data sementara, dilaporkan satu orang terluka.
Serangan udara terjadi di wilayah Shiek Raduan, Jalur Gaza. Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner, kepada Xinhua, Jumat (27/12/2013), mengatakan, serangan udara dua kali berturut-turut itu, ditargetkan terhadap fasilitas gudang senjata di Jalur Gaza tengah dan fasilitas penyimpanan senjata di Jalur Gaza utara.”Serangan benar, telah dikonfirmasi,” kata juru bicara militer Israel tersebut, dalam sebuah pernyataan.
Dua serangan udara Israel menyusul serangan sebelumnya di wilayah yang dikuasai Hamas. Militer Israel mengklaim tidak ada korban maupun kerusakan yang ditimbulkan dari dua serangan tersebut. Mereka juga mengklaim dua serangan itu sebagai balasan atas tindakan Hamas.
”Kami tidak akan mentolerir agresi harian dari Hamas yang memerintah wilayah (Gaza). Mereka melakukan tindakan yang mengancam masyarakat kita, dan kota-kota kita,” lanjut pernyataan juru bicara itu.
Agresi Israel ke Gaza kembali berkobar sejak awal pekan ini. Kementerian Pertahanan Israel mengatakan, petugas Israel dibunuh oleh penembak jitu saat memperbaiki pagar perbatasan di Gaza baru-baru ini.
Sedangkan media Palestina melaporkan, seorang bocah berusia sekitar tiga atau empat tahun tewas ketika Israel meluncurkan serangan udara.
Serangan udara terjadi di wilayah Shiek Raduan, Jalur Gaza. Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner, kepada Xinhua, Jumat (27/12/2013), mengatakan, serangan udara dua kali berturut-turut itu, ditargetkan terhadap fasilitas gudang senjata di Jalur Gaza tengah dan fasilitas penyimpanan senjata di Jalur Gaza utara.”Serangan benar, telah dikonfirmasi,” kata juru bicara militer Israel tersebut, dalam sebuah pernyataan.
Dua serangan udara Israel menyusul serangan sebelumnya di wilayah yang dikuasai Hamas. Militer Israel mengklaim tidak ada korban maupun kerusakan yang ditimbulkan dari dua serangan tersebut. Mereka juga mengklaim dua serangan itu sebagai balasan atas tindakan Hamas.
”Kami tidak akan mentolerir agresi harian dari Hamas yang memerintah wilayah (Gaza). Mereka melakukan tindakan yang mengancam masyarakat kita, dan kota-kota kita,” lanjut pernyataan juru bicara itu.
Agresi Israel ke Gaza kembali berkobar sejak awal pekan ini. Kementerian Pertahanan Israel mengatakan, petugas Israel dibunuh oleh penembak jitu saat memperbaiki pagar perbatasan di Gaza baru-baru ini.
Sedangkan media Palestina melaporkan, seorang bocah berusia sekitar tiga atau empat tahun tewas ketika Israel meluncurkan serangan udara.
(mas)