Pasang bendera terbalik, warga Australia dicap hina Sri Lanka
Selasa, 24 Desember 2013 - 17:54 WIB
Pasang bendera terbalik, warga Australia dicap hina Sri Lanka
A
A
A
Sindonews.com – Geoffrey Dobbs, pemilik hotel mewah di Sri Lanka telah membuat marah warga warga setempat. Musbabnya, pengusaha itu memasang bendera nasional Sri Lanka secara terbalik.
Seroang pejabat Sri Lanka, menyebut ulah Dobbs telah menghina Sri Lanka. Pengusaha Australia itu, akhirnya ditolak menginjakkan kakinya di Sri Lanka.
”Dia mencoba untuk memasuki negara (Sri Lanka) pagi ini , tapi kami tidak mengizinkannya,” kata UG Udowita, Kepala Imigrasi di Bandara Colombo, kepada AFP, Selasa (24/12/2013).
”Dia terbang dari Bangkok dengan pesawat Sri Lanka Airlines dan maskapai itu akan membawanya keluar kembali ke Thailand,” lanjut Udowita.
Gubernur Provinsi Kumari, Balasuriya, mengatakan, Dobbs telah masuk daftar hitam. Dia diketahui memasang empat bendera nasional Sri Lanka dengan cara terbalik. Sebagian di pasang setengah tiang di dekat rumahnya, di Galle, bulan lalu. ”Rakyat sangat marah, karena dia menghina negara kita,” ujar gubernur itu.
”Dia adalah orang yang sangat tidak diinginkan dan kami telah memutuskan untuk memasukkan namanya dalam daftar hitam, dan kami mencegah agar dia tidak masuk ke negara ini,” lanjut dia.
Belasuriya menyebut, tindakan Dobbs itu sengaja. Sebab, dia pernah melakukan hal serupa sebelumnya dan mengaku hal itu tidak disengaja.
Seroang pejabat Sri Lanka, menyebut ulah Dobbs telah menghina Sri Lanka. Pengusaha Australia itu, akhirnya ditolak menginjakkan kakinya di Sri Lanka.
”Dia mencoba untuk memasuki negara (Sri Lanka) pagi ini , tapi kami tidak mengizinkannya,” kata UG Udowita, Kepala Imigrasi di Bandara Colombo, kepada AFP, Selasa (24/12/2013).
”Dia terbang dari Bangkok dengan pesawat Sri Lanka Airlines dan maskapai itu akan membawanya keluar kembali ke Thailand,” lanjut Udowita.
Gubernur Provinsi Kumari, Balasuriya, mengatakan, Dobbs telah masuk daftar hitam. Dia diketahui memasang empat bendera nasional Sri Lanka dengan cara terbalik. Sebagian di pasang setengah tiang di dekat rumahnya, di Galle, bulan lalu. ”Rakyat sangat marah, karena dia menghina negara kita,” ujar gubernur itu.
”Dia adalah orang yang sangat tidak diinginkan dan kami telah memutuskan untuk memasukkan namanya dalam daftar hitam, dan kami mencegah agar dia tidak masuk ke negara ini,” lanjut dia.
Belasuriya menyebut, tindakan Dobbs itu sengaja. Sebab, dia pernah melakukan hal serupa sebelumnya dan mengaku hal itu tidak disengaja.
(mas)