Kantor polisi di Mesir dibom, 14 orang tewas
Selasa, 24 Desember 2013 - 09:44 WIB
Kantor polisi di Mesir dibom, 14 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com – Kantor polisi di Kota Mansoura, Mesir dibom pada Selasa (24/12/2013) pagi. Sedikitnya, 14 orang tewas akibat bom berdaya ledak sangat kuat tersebut.
Bom yang mengguncang kantor polisi itu berasal dari bom mobil. Menurut pejabat setempat, sebagian besar korban adalah polisi. Demikian laporan kantor berita negara Mesir, Mena.
Pemboman itu terjadi hanya beberapa minggu sebelum Mesir memutuskan referendum mengenai konstitusi baru. Referendum itu, dikalim otoritas Mesir sebagai langkah awal menuju pemerintahan yang demokratis, setelah militer menggulingkan Presiden Mohammed Morsi pada 3 Juli 2013 lalu.
Sumber-sumber keamanan Mesir, mengatakan ledakan di kantor polisi itu merusak bangunan dalam skala besar-besaran. Petugas medis menyebut, lebih dari 100 orang terluka.
”Sebagian besar korban berasal dari polisi. Penyebabnya, bom mobil,” kata Omar al - Shawatsi, Gubernur Daqahleya, Mansoura, seperti dikutip AFP.
Dampak dari ledakan itu, juga terasa hingga jarak 20 kilometer. Jendela di gedung-gedung terdekat dari lokasi ledakan juga hancur.
Kepala keamanan untuk Daqahleya, Sami El - Mihi, dilaporkan terluka dalam ledakan itu. Sedangkan dua ajudannya diduga tewas. Hingga kini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawa atas bom di kantor polisi itu.
Bom yang mengguncang kantor polisi itu berasal dari bom mobil. Menurut pejabat setempat, sebagian besar korban adalah polisi. Demikian laporan kantor berita negara Mesir, Mena.
Pemboman itu terjadi hanya beberapa minggu sebelum Mesir memutuskan referendum mengenai konstitusi baru. Referendum itu, dikalim otoritas Mesir sebagai langkah awal menuju pemerintahan yang demokratis, setelah militer menggulingkan Presiden Mohammed Morsi pada 3 Juli 2013 lalu.
Sumber-sumber keamanan Mesir, mengatakan ledakan di kantor polisi itu merusak bangunan dalam skala besar-besaran. Petugas medis menyebut, lebih dari 100 orang terluka.
”Sebagian besar korban berasal dari polisi. Penyebabnya, bom mobil,” kata Omar al - Shawatsi, Gubernur Daqahleya, Mansoura, seperti dikutip AFP.
Dampak dari ledakan itu, juga terasa hingga jarak 20 kilometer. Jendela di gedung-gedung terdekat dari lokasi ledakan juga hancur.
Kepala keamanan untuk Daqahleya, Sami El - Mihi, dilaporkan terluka dalam ledakan itu. Sedangkan dua ajudannya diduga tewas. Hingga kini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawa atas bom di kantor polisi itu.
(mas)