Gedung Putih sayangkan RUU sanksi baru bagi Iran

Jum'at, 20 Desember 2013 - 10:00 WIB
Gedung Putih sayangkan...
Gedung Putih sayangkan RUU sanksi baru bagi Iran
A A A
Sindonews.com – Gedung Putih menyatakan pada Kamis (19/12/2013), bahwa rancangan undang-undang (RUU) sanksi baru terhadap Iran akan mengganggu diplomasi yang bertujuan untuk mencegah Teheran membangun senjata nuklir.

"Kami tidak percaya, bahwa sekarang adalah waktu untuk menyetujui tambahan sanksi baru melalui Kongres," sebut pernyataan Gedung Putih, seperti dikutip dari Reuters. "Sangat penting untuk menahan diri dari mengambil tindakan yang berpotensi akan mengganggu kesempatan untuk mencapai resolusi diplomatik," lanjut pernyataan itu.

Menurut pernyataan itu, sanksi cepat bisa dikenakan jika upaya mencapai kesepakatan gagal. Pemerintahan Presiden Barack Obama memang telah mencapai kesepakatan sementara dengan Iran soal pembatasan program nuklir Iran. Namun, sejumlah senator AS menganggap hal itu belum cukup.

Karenanya, 26 senator Amerika Serikat (AS) memperkenalkan Undang-Undang sanksi baru bagi Iran, Kamis (19/12/2013). UU ini diperkenalkan oleh Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat Robert Menendez, Senator dari Partai Demokrat Chuck Schumer, dan Senator dari Partai Republik, Mark Kirk.

"Sanksi ini akan membawa Iran ke meja perundingan dan memberi ancaman kredibel sanksi di masa depan. Ini akan membuat Iran bekerja sama dan bertindak dengan itikad baik," kata Menendez.
(esn)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
8 menit yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
1 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
3 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
4 jam yang lalu
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Ancam Ubah Doktrin...
Iran Ancam Ubah Doktrin Nuklir jika Sanksi Barat Diberlakukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved