Usai ditahan AS, diplomat India dipindah jadi duta PBB
Kamis, 19 Desember 2013 - 11:33 WIB
Usai ditahan AS, diplomat India dipindah jadi duta PBB
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah India memiliki cara untuk mencegah diplomatnya yang sempat ditahan di Amerika Serikat, terbebas dari jerat hukum. Devyani Khodbragade yang sebelumnya menjabat Wakil Konsulat Jenderal India di New York kini dipindah menjadi Duta Besar India untuk PBB.
Seorang rekannya di konsulat India di New York, membenarkan Devyani dipindahkan sejak Selasa lalu."Saya tidak bisa komentar lebih lanjut tentang itu,” kata Venkatasamy Perumal, konsul India di New York untuk pers dan informasi, seperti dikutip Sky News, Kamis (19/12/2013).
Pihak PBB belum memberikan konfirmasi soal dipindahnya diplomat India menjadi Dubes India untuk PBB itu.
Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat (AS) menyampaikan rasa penyesalannya, atas perlakuan aparat keamananan mereka terhadap Devyani Khobragade, 39. Diplomat itu, sebelumnya ditangkap dan ditahan di sebuah penjara bersama para tahanan kasus narkoba.
Penahanan Devyani atas tuduhan pemalsuan dokumen pembantu rumah tangganya itu, telah memicu kemarahan Pemerintah India. Mereka melakukan pembalasan dengan melucuti pengamanan di Kedutaan Besar AS di New Delhi.
Menteri Luar Negeri AS,John Kerry menelepon Penasihat Keamanan Nasional India, Shivshankar Menon, untuk menyampaikan penyesalan pemerintah AS.
”Sebagai ayah dari dua anak perempuan dengan usia yang hampir sama seperti anak-anak Devyani Khobragade, Menlu Kerry merasakan perasaan India atas penangkapan Devyani Khobragade,” bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri AS.
Seorang rekannya di konsulat India di New York, membenarkan Devyani dipindahkan sejak Selasa lalu."Saya tidak bisa komentar lebih lanjut tentang itu,” kata Venkatasamy Perumal, konsul India di New York untuk pers dan informasi, seperti dikutip Sky News, Kamis (19/12/2013).
Pihak PBB belum memberikan konfirmasi soal dipindahnya diplomat India menjadi Dubes India untuk PBB itu.
Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat (AS) menyampaikan rasa penyesalannya, atas perlakuan aparat keamananan mereka terhadap Devyani Khobragade, 39. Diplomat itu, sebelumnya ditangkap dan ditahan di sebuah penjara bersama para tahanan kasus narkoba.
Penahanan Devyani atas tuduhan pemalsuan dokumen pembantu rumah tangganya itu, telah memicu kemarahan Pemerintah India. Mereka melakukan pembalasan dengan melucuti pengamanan di Kedutaan Besar AS di New Delhi.
Menteri Luar Negeri AS,John Kerry menelepon Penasihat Keamanan Nasional India, Shivshankar Menon, untuk menyampaikan penyesalan pemerintah AS.
”Sebagai ayah dari dua anak perempuan dengan usia yang hampir sama seperti anak-anak Devyani Khobragade, Menlu Kerry merasakan perasaan India atas penangkapan Devyani Khobragade,” bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri AS.
(mas)