Menlu India bersumpah bawa pulang diplomat yang ditahan di AS
Rabu, 18 Desember 2013 - 15:43 WIB
Menlu India bersumpah bawa pulang diplomat yang ditahan di AS
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri India, Salman Khurshid, pada Rabu (18/12/2013) bersumpah, untuk membawa pulang Devyani Khobragade, diplomat perempuan India yang ditangkap dan ditahan di New York. Penahanan
Tindakan penahanan diplomat atas tuduhan memalsukan dokumen untuk pembantu rumahnya, memicu kemarahan Pemerintah India. Pasukan India yang berjaga di Kedubes Amerika Serikat di New Delhi ditarik, sebagai bentuk protes. Selain itu, para pejabat India juga menolak menemui rombongan delegasi Kongres AS yang berkunjung ke India.
Khursid menegaskan, pemulangan diplomat perempuan itu adalah tugasnya, sehingga dengan cara apa pun dia akan membawanya pulang. Menurutnya, Pemerintah India kaget, dengan perlakuan Pemerintah AS yang mempermalukan diplomat India itu.
”Ini adalah tugas saya untuk membawa (diplomat) wanita kita pulang. Kita harus memulihkan martabat dan saya akan melakukannya dengan cara apapun,” ucap Khurshid di hadapan parlemen India.
Devyani Khobragade, ditangkap di luar halaman sekolah anaknya, di Mahattan. Dia dituduh memalsukan visa untuk pembantu rumah tangganya, dan membayar pembantunya itu dengan upah rendah, di bawah batas upah minimum di AS .
Penasihat Keamanan Nasional India, Shivshankar Menon, mengutuk tindakan Pemerintah AS terhadap diplomat India. ”(Tindakan AS) ini tercela dan biadab,” kata Menon, seperti dikutip Reuters.
Tindakan penahanan diplomat atas tuduhan memalsukan dokumen untuk pembantu rumahnya, memicu kemarahan Pemerintah India. Pasukan India yang berjaga di Kedubes Amerika Serikat di New Delhi ditarik, sebagai bentuk protes. Selain itu, para pejabat India juga menolak menemui rombongan delegasi Kongres AS yang berkunjung ke India.
Khursid menegaskan, pemulangan diplomat perempuan itu adalah tugasnya, sehingga dengan cara apa pun dia akan membawanya pulang. Menurutnya, Pemerintah India kaget, dengan perlakuan Pemerintah AS yang mempermalukan diplomat India itu.
”Ini adalah tugas saya untuk membawa (diplomat) wanita kita pulang. Kita harus memulihkan martabat dan saya akan melakukannya dengan cara apapun,” ucap Khurshid di hadapan parlemen India.
Devyani Khobragade, ditangkap di luar halaman sekolah anaknya, di Mahattan. Dia dituduh memalsukan visa untuk pembantu rumah tangganya, dan membayar pembantunya itu dengan upah rendah, di bawah batas upah minimum di AS .
Penasihat Keamanan Nasional India, Shivshankar Menon, mengutuk tindakan Pemerintah AS terhadap diplomat India. ”(Tindakan AS) ini tercela dan biadab,” kata Menon, seperti dikutip Reuters.
(mas)