Marah karena diplomatnya ditahan, India: AS biadab

Rabu, 18 Desember 2013 - 13:56 WIB
Marah karena diplomatnya...
Marah karena diplomatnya ditahan, India: AS biadab
A A A
Sindonews.com – Pemerintah India meluapkan kemarahannya, setelah diplomatnya di New York, Devyani Khobragade, ditangkap dan ditahan. Pemerintah India marah, karena diplomat perempuannya itu diborgol dan dijebloskan ke penjara bersama para tahanan narkoba.

Devyani Khobragade, ditangkap di luar halaman sekolah anakanya, di Mahattan.Dia dituduh memalsukan visa untuk pembantu rumah tangganya, dan membayar pembantunya itu dengan upah rendah, di bawah batas upah minimum di AS .

Devyani Khobragade, adalah wakil konsul jenderal India di New York. Di ditahan Kamis lalu. ”Khobragade ditempatkan di sel yang tersedia dan tepat,” bunyi pernyataan Layanan Penjara AS, seperti dikutip Reuters, Rabu (18/12/2013).

Penasihat Keamanan Nasional India, Shivshankar Menon, mengutuk tindakan Pemerintah AS terhadap diplomat India. ”(Tindakan AS) ini tercela dan biadab,” kata Menon.

Tidak hanya mengutuk penahanan diplomatnya, para pejabat dan politisi India menolak kunjungan delegasi Kongres AS di New Delhi. Pemerintah India mengatakan, mereka kaget karena diplomatnya dipermalukan di AS.

Menteri Luar Negeri India, Sujata Singh, langsung memanggil Duta Besar AS di India, Nancy Powell untuk menyampaikan protes keras.

Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Marie Harf, menyadari penahanan diplomat itu menjadi isu sensitif. Tapi, dia memastikan, bahwa Khobragade, tidak memiliki kekebalan diplomatik penuh sehingga ditahan. ”Sebagai Wakil Konsul Jenderal India, Khobragade tidak memiliki kekebalan diplomatik penuh, melainkan kekebalan konsuler dari yurisdiksi pengadilan AS,” ujar Harf.

Sebelumnya, Pemerintah India juga telah melakukan aksi balasan atas penahanan Khobragade.Pemerintah India dilaporkan memerintahkan berbagai langkah, termasuk menarik kembali kartu identitas bagi para pejabat konsuler AS. Kartu identitas itu sedianya bisa mempercepat perjalanan ke dan melalui India.

”Kami telah memerintahkan penarikan semua kartu identitas yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri kepada pejabat di konsulat AS di seluruh India,” kata seorang sumber senior di Kementerian Luar Negeri India kepada AFP.

”Pemerintah India juga akan menghentikan semua izin impor untuk Kedutaan Besar AS, termasuk minuman keras,” lanjut sumber tersebut. Selain itu, pasukan keamanan India akan ditarik keluar dari barikade di luar Kedutaan Besar AS di New Delhi.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
19 menit yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
54 menit yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
1 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
2 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
2 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved