Poligami tak bisa digugat, 4 wanita AS senang berbagi suami

Senin, 16 Desember 2013 - 18:27 WIB
Poligami tak bisa digugat,...
Poligami tak bisa digugat, 4 wanita AS senang berbagi suami
A A A
Sindonews.com – Empat wanita di Utah, Amerika Serikat (AS), bersuka cita menyambut keputusan pengadilan yang tidak bisa mengusik praktik poligami suaminya. Keempat wanita itu, tetap bisa berbagai suami dalam satu rumah.

Robyn Brown, menikah dan tinggal bersama empat wanita. Yakni, Meri Brown , Kody Brown , Christine Brown dan Janelle Brown. Kasus poligami di AS ini menjadi kontroversial, karena di AS praktik poligami dianggap ilegal, namun empat wanita itu merasa tidak bermasalah dengan kehidupan rumah tangganya, dan berharap tidak ada yang mengkriminalisasikan praktik poligami suaminya.

Tak sekadar polgami biasa. Robyn Brown, menikahi empat wanita itu secara resmi, karena memilik surat nikah.Hakim pengadilan setempat, Clark Waddoups memutuskan, bahwa aspek kedewasaan para wanita itu dalam hidup berbagai suami yang sama tidak bisa dikriminalisasi.

Mengutip laman New York Post, kemarin, hakim itu mengatakan, hukum larangan poligami dalam kasus ini berbenturan dengan hak-hak agama dan kebebasan.

Robyn Brown, juga tidak bisa disalahkan dengan memiliki sejumlah surat nikah. Hakim itu menyalahkan orang-orang yang berbuat curang, sehingga menerbitkan surat nikah untuk pria pelaku poligami itu.

Keputusan pengadilan itu, juga merupakan kemenangan empat wanita tersebut yang tidak ingin kehidupan mereka diusik.

Kody Brown, salah satu dari empat wanita itu memuji keputusan hakim Waddoups.”Itu keputusan yang berani,” katanya. ”Kami berharap bahwa dalam suatu ketika tetangga kita dan sesama warga akan datang untuk menghormati pilihan kita sendiri untuk beragaram dan berkeyakinan yang mungkin berbeda,” imbuh dia.

”Kemenangan itu, bukan untuk poligami, tapi untuk privasi di Amerika,” ucap Jonathan Turley, pengacara keluarga itu. Kantor Jaksa Agung Utah, yang kalah dalam kasus itu, belum memutuskan untuk mengajukan banding atau tidak.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
21 menit yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
55 menit yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
1 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
2 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
2 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved