Usai eksekusi paman Kim, para pebisnis Korut di China ditarik
Minggu, 15 Desember 2013 - 03:01 WIB
Usai eksekusi paman Kim, para pebisnis Korut di China ditarik
A
A
A
Sindonews.com – Para pebisnis Korea Utara (Korut) yang ada di China ditarik kembali ke Korut, setelah Jang Song Thaek--paman pemimpin Korut, Kim Jong Un—dieksekusi mati beberapa hari lalu.
Media Korea Selatan melaporkan, penarikan para pebisnis Korut dari China itu diduga sebagai kebijakan Pemerintah Korut untuk membersihkan para kroni Jang. Sebelum dieksekusi, Jang adalah orang yang bertanggung jawab atas hubungan ekonomi Korut dengan China.
Pemerintah Korsel percaya Kim Jong - Un sedang mencoba untuk mengkonsolidasikan kekuasaannya melalui teror. Eksekusi terhadap pamannya pada Jumat lalu, telah memicu kekhawatiran internasional atas stabilitas negara pemilik senjata nuklir itu.
”Korut telah memanggil kembali orang-orang pebisnis yang bekerja di kota-kota Cina utara, seperti Shenyang timur dan Dandong,” kata seorang sumber kepada kantor berita Korsel, Yonhap, Sabtu (14/12/2013).
Para pebisnis Korut itu berada di China untuk meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral. Sumber lain mengatakan, Pyongyang merencanakan untuk membawa semua pejabat dan staf mereka dari China secara bertahap.”Tampaknya itu tindakan keras terhadap mereka yang dipandang sebagai loyalis Jang,” tulis Yonhap .
Media Korea Selatan melaporkan, penarikan para pebisnis Korut dari China itu diduga sebagai kebijakan Pemerintah Korut untuk membersihkan para kroni Jang. Sebelum dieksekusi, Jang adalah orang yang bertanggung jawab atas hubungan ekonomi Korut dengan China.
Pemerintah Korsel percaya Kim Jong - Un sedang mencoba untuk mengkonsolidasikan kekuasaannya melalui teror. Eksekusi terhadap pamannya pada Jumat lalu, telah memicu kekhawatiran internasional atas stabilitas negara pemilik senjata nuklir itu.
”Korut telah memanggil kembali orang-orang pebisnis yang bekerja di kota-kota Cina utara, seperti Shenyang timur dan Dandong,” kata seorang sumber kepada kantor berita Korsel, Yonhap, Sabtu (14/12/2013).
Para pebisnis Korut itu berada di China untuk meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral. Sumber lain mengatakan, Pyongyang merencanakan untuk membawa semua pejabat dan staf mereka dari China secara bertahap.”Tampaknya itu tindakan keras terhadap mereka yang dipandang sebagai loyalis Jang,” tulis Yonhap .
(mas)