Terungkap, pensiunan FBI yang hilang di Iran, antek CIA

Jum'at, 13 Desember 2013 - 10:45 WIB
Terungkap, pensiunan...
Terungkap, pensiunan FBI yang hilang di Iran, antek CIA
A A A
Sindonews.com - Robert Levinson, pensiunan agen FBI, yang hilang di Iran diketahui bekerja untuk CIA Amerika Serikat (AS). Robert Levinson hilang selama perjalanan bisnis ke pulau Kish, Iran pada Maret 2007.

Dalam sebuah laporan yang dilansir AP, terungkap bahwa Levinson berada Iran untuk menjalankan misi pengumpulan informasi di sana. Dalam menjalankan misinya, CIA diketahui membayar USD2,5 juta yang diterima keluarga Levinson.

Namun, CIA menolak berkomentar atas laporan itu.”Kami tidak memiliki komentar pada setiap afiliasi yang dituduhkan Levinson dan Pemerintah AS,” bunyi pernyataan CIA, seperti dikutip BBC, Jumat (13/12/2013) .

Juru bicara CIA, Tedd Ebitz, juga enggan mengomentari laporan itu. Dia hanya bersedia berkomentar soal komitmen Pemerintah AS untuk menyelamatkan Levinson yang tidak diketahui rimbanya di Iran. ”Pemerintah AS tetap berkomitmen untuk membawa dia pulang dengan selamat ke keluarganya,” kata Ebitz.

Levinson diduga bekerja untuk CIA, sebelum kepergiannya ke Iran. Tim analis yang disebut-sebut membayar Levinson dalam pengumpulan informasi di Iran dikabarkan dipaksa keluar dari CIA.

Para pejabat Pemerintah AS telah berulang kali menyerukan Iran untuk membantu menemukan Levinson dan memulangkannya ke AS. ”Kami dengan hormat meminta Pemerintah Republik Islam Iran untuk membantu kami dalam menyelamatkan Levinson,” kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney.

Laporan AP soal Levinson yang bekerja untuk CIA, diklaim berdasarkan investigasi dengan mewawancarai pejabat tinggi AS dan pejabat yang memiliki akses terhadap dokumentasi rahasia. Namun, media itu mendapat teguran Pemerintah AS karena mengungkap sepak terjang Levinson.

”Pemerintah AS sangat mendesak AP untuk tidak melansir cerita ini, dengan pertimbangan kepedulian terhadap kehidupan Levinson,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Caitlin Hayden.

”Kami menyesal bahwa AP akan memilih untuk melansir sebuah cerita yang tidak membawa manfaat apa-apa, yang bisa membawa Levinson pulang (ke AS),” lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
8 menit yang lalu
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
48 menit yang lalu
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
2 jam yang lalu
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
3 jam yang lalu
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
5 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved