Kepala Komisi HAM India didakwa lakukan pelecehan seksual

Jum'at, 06 Desember 2013 - 14:50 WIB
Kepala Komisi HAM India...
Kepala Komisi HAM India didakwa lakukan pelecehan seksual
A A A
Sindonews.com – AK Ganguly, pensiunan hakim dan Kepala Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) di India, jadi sorotan publik. Dia didakwa melakukan pelecehan seksual.

Tidak hanya terlibat kasus asusila, bekas hakim itu juga dituduh menyerang editor terkenal. Publik di India pun mendesak agar Ganguly mengundurkan diri dari Komisi HAM.

Sebuah komite tiga hakim dari Mahkamah Agung menerima laporan bahwa Ganguly melakukan pelecehan seksual kepada seorang perempuan pada 24 Desember 2012, di sebuah hotel mewah di Ibukota New Delhi. Nama korban tidak disebutkan, karena alasan hukum.

Insiden itu terjadi pada saat India gempar oleh kasus mahasiswi fisioterapi yang diperkosa oleh sekelompok geng, dan meninggal beberapa hari kemudian. Kasus asusila yang melibatkan bekas hakim itu, terjadi seminggu sebelum kasus perkosaan mahasiswi itu.

Berbagai pimpinan partai politik juga mendesak Ganguly mundur dari jabatannya sebagai kepala Komisi HAM. Desakan itu muncul setelah statusnya menjadi terdakwa. Komite HAM yang ikut menyelidiki kasus itu menemukan kebenaran. “Atas tuduhan pelecehan seksual yang tidak dinginkan,” bunyi pernyataan komisi itu.

Mengutip laman al-Jazeera, Jumat (6/12/2013), gadis itu diketahui lulusan baru dari Universitas Ilmhu Hukum Nasional di Kolkata, di negara bagian Bengal. Kasus asusila itu terjadi, ketika Ganguly meminta korban menjadi asisten saat Komisi HAM menyelidiki kekerasan antar-dua klub sepak bola di Kolkata.

Ganguly bersikeras menemui korban di Hote Le Meridien, di Delhi untuk membahas penyelidikan kekerasan sepak bola itu. Beberapa pejabat juga hadir. Setelah pembahasan rampung, korban diminta kembali ke hotel dan ditawari minuman anggur beberapa gelas.

Ganguly menyangkal tuduhan itu. Dia menganggap tidak berniat melakukan pelecehan seksual dan tuduhan itu mengejutkannya.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
2 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
3 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
4 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
6 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
8 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved