Ulang tahun, Raja Thailand minta massa & Yinglcuk damai
Kamis, 05 Desember 2013 - 16:59 WIB
Ulang tahun, Raja Thailand minta massa & Yinglcuk damai
A
A
A
Sindonews.com – Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, pada Kamis (5/12/2013), menyerukan rakyat Thailand, termasuk demonstran dan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra berdamai. Kedua kubu yang berseteru dalam krisis politik Bangkok itu, bertemu saat menghadiri ulang tahun ke-86 raja Thailand.
Raja Bhumibol mengatakan, negara itu telah berdamai untuk waktu yang lama, karena semua orang telah bekerja sama. ”Setiap rakyat Thailand harus menyadari hal ini, dan harus melakukan peran mereka untuk kepentingan negara, termasuk stabilitas dan keamanan negara,” katanya, dalam pidato yang disiarkan semua stasiun televisi Thailand .
Raja Thailand itu sangat disanjung warga Thailand. Bahkan, saat pulang dari rumah sakit Agustus lalu, raja tersebut disambut meriah rakyat Thailand. Putra Mahkota, Maha Vajiralongkorn dan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra memuji seruan Raja Bhumibol.
Para demonstran, kemarin, mengatakan, demonstrasi akan berhenti sejenak tepat pada perayaan ulang tahun Raja Bhumibol. Namun, mereka bersumpah melanjutkan demonstrasi pada Jumat besok.
Demonstrasi besar-besaran itu dipicu usulan RUU Amnesti yang diusung Partai Puea Thai (partai berkuasa), yang merupakan partai pendukung Yinglcuk. Namun, kelompok oposisi curiga, RUU itu sebagai siasat Yinglcuk untuk membebaskan bekas PM Thaksin Shinawatra (kakak Yingluck) dari kasus korupsi tahun 2008. Thaksin kini berada di pengasingan.
Raja Bhumibol mengatakan, negara itu telah berdamai untuk waktu yang lama, karena semua orang telah bekerja sama. ”Setiap rakyat Thailand harus menyadari hal ini, dan harus melakukan peran mereka untuk kepentingan negara, termasuk stabilitas dan keamanan negara,” katanya, dalam pidato yang disiarkan semua stasiun televisi Thailand .
Raja Thailand itu sangat disanjung warga Thailand. Bahkan, saat pulang dari rumah sakit Agustus lalu, raja tersebut disambut meriah rakyat Thailand. Putra Mahkota, Maha Vajiralongkorn dan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra memuji seruan Raja Bhumibol.
Para demonstran, kemarin, mengatakan, demonstrasi akan berhenti sejenak tepat pada perayaan ulang tahun Raja Bhumibol. Namun, mereka bersumpah melanjutkan demonstrasi pada Jumat besok.
Demonstrasi besar-besaran itu dipicu usulan RUU Amnesti yang diusung Partai Puea Thai (partai berkuasa), yang merupakan partai pendukung Yinglcuk. Namun, kelompok oposisi curiga, RUU itu sebagai siasat Yinglcuk untuk membebaskan bekas PM Thaksin Shinawatra (kakak Yingluck) dari kasus korupsi tahun 2008. Thaksin kini berada di pengasingan.
(mas)